KASUS DW JW AKAN DISERAHKAN KE KEJARI WAMENA

share on:
Kajati Papua, E.SM. Hutagalung. (Jubi/Roberth Wanggai)
Kajati Papua, E.SM. Hutagalung. (Jubi/Roberth Wanggai)

Jayapura, 30/6 (Jubi) – Dalam waktu dekat, pihak Kejaksaan Tinggi Papua akan melimpahkan kasus JW dan DW ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wamena. Hal itu dilakukan setelah berkas-berkas keduanya rampung dikerjakan.

“Kalau tidak selasa (2/7), Rabu (3/7) mendatang kami akan serahkan berkas kasus DW JW ke Kejari Wamena,” Kata Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, ES Maruli Hutagalung kepada wartawan, di Jayapura, Papua, Senin (30/6).

Setelah diserahkan ke Kejari Wamena, kasus kedua pejabat yang masih aktif di Pemerintah Provinsi Papua itu, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Jayapura untuk di proses lebih lanjut.

“Kasus ini kan terjadi di wilayah hukum Kejari Wamena, jadi kami akan kirimkan berkasnya kesana. Nanti setelah diserahkan, baru akan dilimpahkan kembali ke Pengadilan Tipikor Jayapura,” jelasnya.

Sebelumnya. Asisten Pidana Khusus Kejati Papua, Mamik Suliogono mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Papua kurang lebih delapan jam, DW dan JW resmi jadi tahanan Kota terhitung dari senin (23/06) sampai dengan 20 hari kedepan.

Dari hasil penyidikan yang telah dilakukan, kedua tersangka DW dan JW sudah memenuhi unsur untuk ditahan, namun ada surat dari pimpinan kedua tersangka dalam hal ini Gubernur Papua agar pihak Kejati Papua untuk pertimbangan tidak dilakukan penahanan, tetapi Kepala Kejaksaan Tinggi Papua menegaskan agar kedua tersangka ini tetap ditahan sebagai tahanan kota namun wajib lapor pada Kejaksaan Tinggi Papua setiap hari kerja.

“Alasan yang disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk tersangka menjadi tahanan yaitu mereka tidak mungkin mengulangi perbuatannya lagi kemudian tidak menghalagi proses penyidikan terus tidak menghilangkan barang bukti dan kapan dibutuhkan oleh penyidik maupun jaksa penuntut umum mereka selalu siap karena berada di Kota Jayapura,” kata Mamik Suliogono.

Ditambahkannya, setelah 20 hari kedepan masa penahanan kota terhadap kedua tersangka habis dan berkas dalam proses penyidikan telah rampung, maka kedua tersangka siap untuk dilimpahkan ke Pengadilan untuk di proses hukum.

“Kita lihat penyidik, kalau penyidikan sudah selesai langsung tahap I pengiriman berkas terus P-21 dan selanjutnya tahap II yaitu penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti untuk di proses hukum dan sidangnya akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Jayapura,” ujarnya.

Sekedar untuk diketahui, DW dan JW ditetapkan sebagai tahanan kota, usai diperiksa di Kejaksaan Tinggi Papua atas dugaan korupsi dana hibah KPUD Lani Jaya senilai Rp. 3 milliar tahun 2011. (Jubi/Alex)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KASUS DW JW AKAN DISERAHKAN KE KEJARI WAMENA