KPU KOTA JAYAPURA MINTA PENYELENGGARA JANGAN REMEHKAN PILPRES

share on:
Surat suara pilpres yang akan dicoblos(Jubi/Sindung)
Surat suara pilpres yang akan dicoblos(Jubi/Sindung)

Jayapura, 5/7 (Jubi) -Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Jayapura, Jeremias Numberi berharap agar para penyelenggara pemilu khususnya PPD, PPS dan KPPS untuk tidak anggap remeh dan enteng pelaksanaan Pilpres dan berikut resiko sanksinya jika melanggar.

“Stop sudah dengan kelakuan di Pileg, untuk perjualbelikan surat suara dan C6 (Undangan), dan saya minta semua harus menerimanya sebelum 3 hari serta apabila ada permasalahan langsung berkoordinasi dengan Kami,”ungkap Jeremias Numberi.

Ia juga berharap, KPPS yang dipilih adalah orang-orang yang berkompoten i. “Kami juga telah merilis beberapa nama kepada PPS agar tidak memilihnya lagi menjadi KPPS di tingkat terkecil,” tegasnya.

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengharapkan para panitia pemungutan suara seperti KPU, PPD, PPS dan KPPS bekerja profesional dan transparan. ” Kalau ingin pemilu di kota ini lancar, aman tertib haruslah dimulai dari kunci penyelenggaranya yang harus jujur, adil dan tidak bermain,” ungkap orang nomor satu di jajaran pemerintah Kota Jayapura itu.

Ia pun juga meminta agar semua jajarannya di tingkat bawah seperti RT/ RW, kepala kampung dan lurah untuk tidak melakukan tindakan-tindakan tambahan.

Mano menyarankan agar KPU bekerjasama dengan aparat keamanan yang ada untuk pengaman dan pengangkutannya sampai ke tempat pemungutan suara. “Jangan sekali-kali merubah angka,” tegas Mano. (Jubi/Sindung)

 

 

 

 

 

Tags:
Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPU KOTA JAYAPURA MINTA PENYELENGGARA  JANGAN REMEHKAN PILPRES