BAWASLU PAPUA KHAWATIR DISTRIBUSI LOGISTIK PICU PELANGGARAN

share on:
Komisoner Bawaslu Papua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Anugrah Pata. (Jubi/Arjuna)
Komisoner Bawaslu Papua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Anugrah Pata. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 7/7 (Jubi) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Papua khawatir distribusi logistik ke sejumlah distrik dari ibukota kabupaten di Papua bisa menimbulkan pelanggaran pada Pemilihan Presiden (Pilres), 9 Juli mendatang.

Komisoner Bawaslu Papua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Anugrah Pata mengatakan, pihaknya khawatir distribusi logistik yang tak sampai bisa dimanfaatkan oknum tertentu.

“Makanya kami sampaikan ketika pertemuan dengan Kodam kemarin, yang kami khawatirkan jika logistik tak sampai bisa menimbulkan pelanggaran. “Dimainkan” di tengah jalan,” kata Anugrah, Senin (7/7).

Menurutnya, dari informasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten/kota, masih ada beberapa kabupaten yang logistiknya belum didistribusikan semua ke beberapa distrik.

“Yang menjadi perhatian serius kami adalah Yahukimo. Sampai sekarang Panwas menginfokan belum ada pergerakan logistik dan kami pantau terus. Dogiyai juga ternyata surat suara masih pelipatan di Nabire. Panwas mendesak KPU agar besok bisa diditribusikan,” ujarnya.

Dikatakan, Bawaslu Papua menilai, ada dua masalah yang menghambat distribusi logistik. Pertama, koordinasi KPU dengan sekretarianya terkait tender logistik dan kedua adalah faktor cuaca.

“Kalau cuaca buruk jelas tidak bisa didistribusikan. Bawaslu tak bisa berpangku tangan dan turun langsung ke daerah rawan,” katanya.

Sementara komisioner KPU Papua, Musak Sombuk mengatakan, untuk distribusi logistik ke beberapa distrik di Yahukimo, ada empat pesawat yang disiapkan yakni dua helikopter dan dua pesawat pesawat perintis.

“Info terakhir belum bergerak karena faktor cuaca. Tapi logistik sudah di ibu kota kabupaten Yahukimo, Dekai. Distrik yang di luar Dekai itu yang belum didistribusikan,” kata Musa. (Jubi/Arjuna) 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BAWASLU PAPUA KHAWATIR DISTRIBUSI LOGISTIK PICU PELANGGARAN