SKPKC MINTA APARAT KEAMANAN TIDAK MEMBABIBUTA LAKUKAN PENYISIRAN PASCA-PENEMBAKAN DI LANNY JAYA

share on:
Koordinator SKPKC Wilayah pegunungan, Pater Theo Kosay, OFM (kanan) dan Sala Satu Anggota SKPKC, Yance (Ronny/ Jubi)
Koordinator SKPKC Wilayah Pegunungan, Pater Theo Kosay, OFM (kanan) dan Sala Satu Anggota SKPKC, Yance (Ronny/ Jubi)

Wamena, 19/07- (Jubi) Koordinator Lembaga Sekretariat Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (SKPKC) Wilayah Pegunungan, Pater Theo Kosay, OFM,  meminta aparat keamanan cermat  dan tidak membabibuta dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku  dan penyisiran menyusul terjadinya  penembakan di Kampung Dugume Distrik Tiom Lanny Jaya.

“Kebiasaan yang terjadi di Papua ini kan kalo ada peristiwa begitu pasti ada penyisiran atau pengejaran. Pengejaran yang dilakukan saudara-saudara TNI/POLRI, berdasarkan pengalaman, pada umumnya  membabibuta. Kami minta pihak berwajib sebagai aparat penegak hukum dalam melakukan pengejaran dan penyisiran untuk menemukan pelaku penembakan tidak membabi-buta. Aparat keamanan harus hati-hati dan jeli untuk menemukan sasarannya,” kata Pater Theo Kosay, OFM, kepada wartawan di Wamena (18/07) Jumat lalu.

Pater Theo mengatakan, informasi yang didapat dari anggota SKPKC Lanny Jaya menyebutkan  hingga saat ini masyarakat trauma dan lari untuk bersembunyi. “Mereka taku,  karena berdasarkan  pengalaman pada masa lalu ketika ada peristiwa begitu pihak keamanan atau polisi itu sering melakukan penyisiran secara membabibuta,” ujar Pater Theo.

Pater Theo menilai penembakan yang terjadi di Kampung Dugume,Distrik Tiom Kota, merupakan suatu tindakan kriminal yang harus diselesaikan sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. “Lembaga SKPKC Wilayah pegunungan sangat menyesalkan adanya  insiden yang terjadi. Kami meminta aparat keamanan dapat mengusut tuntas kejadian tersebut tanpa mengorbankan rakyat yang tidak berdosa,” kata dia.

Pater Theo mengaku  SKPKC telah berkoordinasi dengan pihak anggota SKPKC yang berada di Lanny Jaya guna mengumpulkan data-data terbaru tentang kejadian yang terjadi di Lanny Jaya. “Saya minta agar masyarakat yang berada baik di Lanny Jaya maupun yang ada di Jayawijaya untuk tidak terpancing dengan keadaan yang terjadi. Warga  harus tetap diam dan tenang agar masalah yang terjadi dapat diselesaikan oleh pihak penegak hukum,” tambah Pater Theo Kosay.

Hal serupa disampaikan salah satu anggota SKPKC wilayah Pegunungan Tengah, Yance.  Yance berharap  masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing dengan kejadian yang terjadi, dan kepada aparat keamanan agar dalam mengambil tindakan tetap fokus kepada para pelaku atau oknum yang melakukan.

“Dengan begitu aktivitas masyarakat dan perkantoran dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama,” kata Yance. (Jubi/Ronny)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  SKPKC MINTA APARAT KEAMANAN TIDAK MEMBABIBUTA LAKUKAN PENYISIRAN PASCA-PENEMBAKAN  DI LANNY JAYA