MANAJEMEN PERSIPUJA KRITIK WASIT PIALA NUSANTARA

share on:
Menajer Persipuja, Yahya Wonerengga (Jubi/Arjuna)
Menajer Persipuja, Yahya Wonerengga (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 21/7 (Jubi) – Menejemen Persipuja Puncak Jaya, salah tim peserta kompetisi Piala Nusantara Wilayah Papua mengeluhkan kepemimpinan wasit Purwoko Yakadewa yang memimpin laga Persipuja melawan Persimi Mimika, di Stadion Mandala Jayapura, Senin (21/7) sore

Manajer Persipuja, Yahya Wonerengga mengatakan, pihaknya menerima kekalah 0-1 dari Persimi Mimika, namun kepemimpinan wasit di lapangan dinilai sangat tidak bijaksana.

“Dalam laga itu, kami menemukan ada beberapa alasan yang sangat mendasar mengenai kepemimpinan wasit. Kami temukan keputusan yang tak bijaksana dan kami kecewa karena wasit memberikan kartu kuning kepemain belakang kami, Agus tanpa alasan jelas,” kata Yahya Wonerengga, Senin (21/7) malam.

Menurutnya, manajemen Persipuja menilai keputusan itu keliru. Untuk itu pihaknya akan menyurati paniti pelaksana agar menindaklanjutinya.

Kata dia, kala itu pemain belakang Persipura, Agus berbenturan dengan salah satu pemain lawan. Namun lanjutnya, ketika pemain Persipura tergeletak di lapangan, wasit tak menghentikan laga.

“Setelah beberapa lama, barulah wasit menghentikan pertandingan dan mendatangi pemain kami lalu memberikan kartu. Inikah aneh. Jadi selama laga ada hal yang harusnya wasit nyatakan pelanggaran tapi itu tak dilakukan,” sesalnya.

Dikatakan, apakah laga ini hanya untuk menang atau mau mencari bibit pemain anak Papua guna tampil di even yang lebih tinggi.

“Kami minta panitia mengevalusai wasit yang memimpin pertandingan. Kami merasa kecewa dengan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu kuning tanpa sebab. Kami nilai, wasit tak tegas memimpin laga. Jika ada pelanggaran tanpa peringatan tapi langsung memberikan kartu,” ucapnya.

Namun ia tetap optimis, Persipuja bisa lolos ke babak berikutnya. Dikatakan, masih ada beberapa pertandingan lagi yang bisa dimanfaatkan.

“Kami tetap semangat dan berjuang sepenuhnya untuk laga berikutnya. Sesuai motto kami, Persipua satu untuk semua, semua untuk satu. Apalagi Ketua Umum Persipuja yang juga Sekda Kabupaten Puncak Jaya, Pak Yuni Wonda mendukung kami sepenuhnya,” katanya.

Dalam suatu kesempatan, Direktur Kompetisi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua, Rocky Bebana mengatakan, sebanyak 23 tim Divisi III Papua akan berkompetisi dalam piala Nusantara zona Papua yang mulai dilangsungkan 17 Juli lalu hingga September mendatang.

“Kompetisi akan dibagi empat zona yakni, Zona Merauke, Nabire, Jayapura dan Wamena. Harusnya kompetisi ini system kandang-tandang. Namun kami meminta ke Badan Liga Indonesia agar Papua ada pengecualian karena faktor geografis,” kata Rocky Bebena kala itu. (Jubi/Arjuna)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  MANAJEMEN PERSIPUJA KRITIK WASIT PIALA NUSANTARA