DPRP NYATAKAN KEKERASAN TAK AKAN SELESAIKAN MASALAH PAPUA

share on:
Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda. (Jubi/Arjuna)
Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 5/8 (Jubi) – Aksi penembakan yang terjadi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua dalam dua pekan terakhir disayangkan DPR Papua (DPRP). Mereka menilai, kekerasan tak ada pernah menyelesaikan masalah di Papua.

Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, pihaknya tak hanya turut berduka atas tewasnya dua anggota polisi yang ditembak Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Puncak Jaya awal pekan lalu, namun juga atas dugaan tewasnya lima anggota KSB ketika baku tembak dengan TNI akhir pekan kemarin.

“Kami jelas ikut berduka. Kami minta agar tak ada lagi kekerasan di Papua. Masalah Papua tak akan selesai dengan kekerasan atau menghilangkan nyawa orang lain. Kami harap saudara kita yang berseberangan menghentikan cara kekerasan itu,” kata Yunus, Selasa (5/8).

Menurut Yunus, kekerasan justru merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan di daerah. Padahal, masyarakat ingin ada kemajuan pembangunan.

“Jika saudara kita yang berseberangan memang merasa berjuang untuk rakyat Papua, bukan dengan cara begini. Itu justru merugikan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Yunus, menempuh jalan kekerasan hanya akan menimbulkan masalah baru di Papua. “Alangkah baiknya jika berjuang dengan cara yang lebih bijak lagi. Kalau dengan cara seperti sekarang, justru akan membuat masyarakat trauma,” katanya.

Awal pekan lalu, KSB di wilayah Lannya Jaya menembak empat personil polisi. Dua diantaranya tewas dan lainnya kritis. Kepolisian Daerah Papua menyatakan pihak yang bertanggungjawab adalah Enden Wanimbo.

“Berdasarkan data dan kesaksian anggota yang selamat dari penembakan, bisa dipastikan yang bertanggungjawab yakni Enden Wanimbo. Saya nyatakan dia sebagai orang yang paling kami cari disampaing pentolan lainnya Puron Wenda dan Rambo Wenda,” kata Kapolda Papua Brigdir Jenderal (Pol) Yotje Mende. (Jubi/Arjuna) 

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPRP NYATAKAN KEKERASAN TAK AKAN SELESAIKAN MASALAH PAPUA