JOHN WEMPI WETIPO: PENEMBAKAN DI LANNY BERLATAR BELAKANG SAKIT HATI

share on:
Ketua Asosiasi Bupati Pegunugan Tengah Papua, John Wempi Wetipo. (Doc.Jubi)
Ketua Asosiasi Bupati Pegunugan Tengah Papua, John Wempi Wetipo. (Doc.Jubi)

Jayapura, 5/8 (Jubi) – Ketua Asosiasi Bupati Pegunugan Tengah Papua, John Wempi Wetipo, menduga serangkaian aksi penembakan oleh Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Lanny Jaya, Papua, yang dilakukan Enden Wenimbo dan kawan-kawannya karena sakit hati.

“Enden ini ketika awal pembentukan Kabupaten Lanny Jaya termasuk tim suksesnya. Saya dapat informasi terakhir,  beliau keluar dan bertindak seperti sekarang karena ketidakadilan saat pembagian dana dua miliar dari Pemda Lanny Jaya kepada tim suksesnya,” kata Wempi Wetipo, Selasa (5/8).

Menurut Bupati Jayawijaya itu, kekecewaan Enden Wenimbo kian memuncak ketika sesorang yang bernama Kogoya meninggal dunia dan ia tak dilibatkan.

“Dia merasa tak dihargai. Jadi sebenarnya ada kekecewaan. Saya harap bupati dan DPRD di sana duduk bersama membicarakan hal ini dan memberikan kewenangan kepada pimpinan agama meluruskannya. Paling tidak, Enden Wanimbo dan kelompoknya diajak berdamai. Sebab, agama manapun tidak membenarkan membunuh. Tinggal bagaimana melakukan pendekatan kepada kelompok tersebut,” kata dia.

Wetipo meyakini Enden Wenimbo dan kelompoknya bisa diajak bicara. Ia mengusulkan ada upaya dan rekonsiliasi dengan kelompok yang sependapat dan tidak sependapat untuk merumuskan pembanguan kedepan seperti apa.

“Jadi, mungkin ada hal kekecewaan masa lalu dari kelompok ini,” katanya.

Kepolisian Daerah Papua sendiri menyatakan, kelompok Enden Wanimbo adalah yang paling bertanggungjawab atas serangkaian aksi penembakan di Lanny Jaya dalam dua pekan terakhir.

Hingga kini aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran kepada kelompok tersebut untuk mendapatkan kembali senjata api aparat kepolisian yang mereka rampas.

“Mereka ini sebenarnya kelompok kriminal yang mengatas namakan sebuah organisasi untuk kepentingan kelompoknya. Kini polisi sedang mencari dan berupayah menangkap mereka, hidup atau mati. Tidak ada toleran untuk kelompok ini karena melakukan kekerasan bersenjata dan membuat jatuh korban,” kata Wakapolda Papua, Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw. (Jubi/Arjuna) 

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  JOHN  WEMPI  WETIPO: PENEMBAKAN DI LANNY BERLATAR BELAKANG SAKIT HATI