LAPAS MERAUKE KELEBIHAN KAPASITAS

share on:
tarian yang dibawakan para napi di Lapas Merauke. (JUBI/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi (17/8)-  Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Merauke, Dwi Santoso mengatakan, jumlah napi dan tahanan setempat mencapai 361 orang. jauh lebih banyak dibanding  daya tampung setiap kamar, yang hanya maksimal diisi  180 orang. Dengan demikian, terjadi kelebihan  kapasitas.

Namun demikian, menurutnya mereka tetap tinggal di dalam dan diberikan pelayanan  secara baik.

Demikian disampaikan Santoso dalam laporannya saat pemberian remisi yang berlangsung di Lapas Merauke Minggu (17/8). Pemberian remisi tersebut dihadiri oleh Bupati Merauke,  Romanus Mbaraka, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Leonardus Mahuze serta para Muspida dan tamu undangan lain.

Dikatakan, banyaknya para narapidana maupun tahanan yang menghuni Lapas Merauke lantaran terdapat juga dari Kabupaten Mappi maupun Asmat. Selain itu ditambah dengan napi di Kabupaten Merauke. Dengan demikian, jumlahnya sangat banyak.

Lebih lanjut Santoso menjelaskan, para nara pidana yang telah menjalani hukuman, mengikuti program-program pembinaan yakni asimilasi pencucian motor dan mobil, pangkas rambut, keterampilan mengukir, peternakan dan pelatihan las maupun instalasi listrik.

Selain itu, lanjut dia, para napi diberikan kesempatan untuk mengikuti Program Paket A, B dan C. “Kita bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke. Program dimaksud, sudah berjalan lama dan beberapa anak sudah lulus sekolah dan sedang melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi (PT).  Bahkan, ada yang telah lulus PNS serta  sedang mengabdikan diri di beberapa perusahan swasta,” tuturnya.

untuk itu, dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke yang telah memberikan perhatian besar terhadap berbagai kegiatan di Lapas Merauke. Karena dengan sejumlah kegiatan dimaksud, menjadi bekal bagi mereka untuk dijalankan tatkala sudah bebas.

Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Leonardus Mahuze mengatakan, berbagai kegiatan yang telah diprogramkan untuk dijalankan oleh para napi, tentunya memberikan manfaat sangat besar. Dimana, ketika mereka sudah keluar, ada keterampilan. Sehingga bisa dapat dijalankan dan atau dilaksanakan di tengah masyarakat.  (Jubi/Frans L Kobun)

Tags:
Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  LAPAS MERAUKE KELEBIHAN KAPASITAS