ANALISIS TAK MAKSIMAL, RELOKASI PASAR YOUTEFA TERTUNDA

share on:
Pemaparan yang dilakukan oleh pihak Konsultan Besama dengan stakeholder(JUBI/SINDUNG)
Pemaparan yang dilakukan oleh pihak Konsultan Besama dengan stakeholder(JUBI/SINDUNG)

Jayapura, 27/8 (Jubi) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jayapura, Andy Jitmau mengungkapkan, dari hasil studi kelayakan Pasar Youtefa yang dipaparkan PT Helza Cipta Konsultan, ternyata belum maksimal.

“Sehingga perlu ada kajian yang mendalam. Sebab, dalam studi kelayakan ini, tidak secara mendetail memberikan kajian-kajian terkait rencana relokasi, baik secara sosial, ekonomi, lingkungan dan pembiayaannya. Sehingga pemerintah bingung tentukan sikap. Seharusnya hasil analisis ini bisa memberi masukan, agar kebijakan relokasi yang akan diambil Walikota Jayapura tak salah. Jika salah, masyarakat akan komplain,” kata Andy kepada tabloidjubi.com, di Kota Jayapura, Papua, Rabu (27/8).

Pelaksana Tugas Sementara Sekretaris Daerah Kota Jayapura, M Nurjainuddin Konu mengungkapkan, konsultasi pemaparan ini belum bisa dikatakan menjawab pemerintah untuk pastikan ada upaya relokasi terhadap Pasar Youtefa. “Walaupun pengkajian ini meminta ada relokasi pasar, tetapi harus dibarengi dengan analisis. Kita ingin ada keefektifan dan efisiensi anggaran dan pandangan aspek ekonomi, sosial, lingkungan dan wilayah,” jelasnya.

Analisis akhir terkait relokasi Pasar Youtefa ini akan diperbaiki lagi dan ditambah masukkan dari SKPD teknis di lingkungan pemerintah Kota Jayapura, sebagai penyempurnaanya. Setelah itu baru kemudian akan dipelajari  Walikota Jayapura, guna mendapatkan persetujuannya. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ANALISIS TAK MAKSIMAL, RELOKASI PASAR YOUTEFA TERTUNDA