PEMKAB PANIAI SIAPKAN 300 ORANG GURU

share on:
Mahasiswa Angkatan II sedang mendengar arahan umum dari Dosen Unima. (Jubi/Markus You)
Mahasiswa Angkatan II sedang mendengar arahan umum dari dosen Unima. (Jubi/Markus You)

Paniai, 27/8 (Jubi) — Pemerintah Kabupaten Paniai sejak 2012 hingga sekarang mempersiapkan 300 calon pendidik. Mereka sedang belajar di Universitas Negeri Manado (Unima). ebab itu, Pemkab  Paniai optimistis pada mendatang tidak  akan kekurangan tenaga pengajar SD, SMP, SMA dan SMK.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Paniai, Drs. Amatus A Tatogo, M.MPd. mengatakan, pihaknya telah melihat dan memikirkan soal kurangnya guru. Sementara sebagian besar tenaga sukarela yang sedang mengabdi di sekolah-sekolah belum memenuhi standard kualifikasi kependidikan.

Menurutnya, program perkuliahan kerjasama Pemkab Paniai dan Unima diharapkan menjadi salah satu solusinya.

“Kebutuhan tenaga guru memang menjadi persoalan besar. Sebab itu,  kami berusaha  memprogramkan perkuliahan ini bagi guru lapangan. Sekarang mahasiswanya ada dua angkatan. Angkatan pertama, sebanyak 108 orang, mereka sudah wisuda di kampus Unima pada dua tahun lalu,” tutur Tatogo dalam sambutannya pada pembukaan perkuliahan angkatan ketiga di SMA Negeri 1 Paniai Timur.

Kata Amatus, peserta kuliah pada Program Sarjana (Strata Satu) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan (PSKGJ) Unima di Kabupaten Paniai saat ini berjumlah 300 orang. Terdiri dari mahasiswa angkatan kedua berjumlah 99 orang, dan angkatan ketiga sebanyak 201 orang.

Pengelola program kerjasama yang juga Kepala Bidang SMA pada Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Paniai, Adrianus Tekege, M.Pd., mengemukakan, para lulusan  program tersebut  diharapkan bisa memenuhi target pemerintah daerah untuk mewujudkan tercapainya standard kualifikasi guru di Paniai pada 2015 mendatang.

“Kalau sudah tersedia tenaga pengajar yang memenuhi standard kualifikasi Sarjana Pendidikan (S.Pd),  selanjutnya mereka siap mengisi kekurangan guru di sejumlah sekolah, baik SD, SMP maupun SMA/SMK di daerah ini.  Sesuai standard yang ditetapkan pemerintah, seluruh guru harus bertitel sarjana strata satu. Itu kebijakan pemerintah pusat dan kami di daerah menyikapinya dengan program perkuliahan ini. Kami jalin kerjasama dengan Unima menyelenggarakan perkuliahan. Untuk angkatan pertama sudah berlangsung tahun 2012 dan diwisudakan di kampus Unima Manado, sedangkan saat ini angkatan kedua dan ketiga,” jelas Andi kepada tabloidjubi.com.

Pembukaan kegiatan perkuliahan PSKGJ Unima di Kabupaten Paniai dilakukan oleh Pembantu Rektor IV Unima, Prof. Dr. Revelson A. Mege, M.S. didampingi 11 orang pimpinan sekaligus dosen Unima.

Prof. Revelson sambil memperkenalkan para dosen Unima yang tiba di Enarotali pada Selasa (26/8), menyebutkan bahwa PSKGJ Unima di bawah kendali Prof. Dr. Maria J Wantah, M.Pd selaku Direktur Eksekutif.

Dalam arahannya, Revelson mengatakan, penyelenggaraan perkuliahan tersebut sesuai program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Bersyukur bahwa hal itu direspon baik, sehingga atas kerja sama dengan Pemerintah Daerah, diadakan kegiatan pembelajarannya.

Untuk proses perkuliahan, mahasiswa-mahasiswi dibagi dalam beberapa kelas. Masing-masing kelas diampu dosen Unima sesuai mata kuliah dan jadwal kuliah. Proses perkuliahan dan pendampingan lebih lanjut ditangani dosen lokal yang dikontrak pihak Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten  Paniai. (Jubi/Markus You)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PEMKAB PANIAI SIAPKAN 300 ORANG GURU