PEMBUNUH KOREA WAKER DI MIMIKA, TERANCAM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA

share on:
Wakapolda Papua Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw. (Jubi/Arjuna)
Wakapolda Papua Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 2/9 (Jubi) – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw menyatakan, dua tersangka pembunuh kepala suku Dani di Mimika, Papua, Korea Waker beberapa pekan lalu yakni seorang wanita berinisial Y dan rekannya prianya RE terancam hukuman penjara 20 tahun.

“Dalam kasus tersebut pelaku dikenalan pasal pembunuhan berencana sesuai  pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama maksimal 20 penjara atau seumur hidup. Hasil pengembangan dan pemeriksaan berita Acara Perkara (BAP) pelaku RE merupakan residivis. Ia telah melakukan tindakan melawan hukum di luar Papua,” kata Paulus Waterpau, Selasa (2/9)

Menurutnya, kepada penyidik kepolisian, pelaku Y mengaku membunuh korban karena ia mendesak agar menikahi pelaku. Namun karena Y belum siap, ia lalu merencanakan membunuh korban bersama RE.

“Keduanya merencanakan pembunuhan itu. Sudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di lokasi ditemukan batu yang diduga kuat digunakan pelaku memukul korban. Dalam rekonstruksi, kedua pelaku juga mengaku memukul korban lalu membunganya di bawah Jembata  Amri III,” ujarnya.

Dikatakan, tak ada yang ditutup-tutupi polisi dalam kasus kematian Korea Waker. Polisi telah menjelaskan hasil penyelidikan dan penyidikan secara transparan.

“Jika ada yang mempertanyakan kematian Korea Waker itu sah-sah saja. Silahkan mengecek langsung kepada penyidik Polres Mimika agar lebih jelas. Yang jelas polisi sudah bekerja semaksimal mungkin untuk menegakkan hukum,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi A DPR Papua, Yulius Miagoni menyatakan, penjelasan polisi mengenai penyebab meninggalnya kepala suku Dani, Korea Waker, tidak masuk akal.

“Penjelasan polisi, yang mengatakan sebelum Korea Waker ditemukan meninggal dunia, ada dua orang yang mengajaknya keluar rumah. Beberapa hari kemudian mayatnya ditemukan. Penjelasan ini tidak bisa diterima,” kata Yulius Miagoni beberapa hari lalu. (Jubi/Arjuna)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PEMBUNUH KOREA WAKER DI MIMIKA, TERANCAM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA