ROBY MARUANAYA: INTERVENSI MANAJEMEN PENYEBAB PERSERU TERSEOK-SEOK

share on:
Mantan Pelatih Perseru, Roby Maruanaya (Jubi/Roberth)
Mantan Pelatih Perseru, Roby Maruanaya (Jubi/Roberth)

Jayapura, 5/9, (Jubi) – Terseok-seoknya  perjuangan Perseru di ajang Indonesia Super League (ISL) bahkan kemungkinan terdegradasi di ajang bergengsi sepakbola Indonesia itu, dinilai sebagai sebuah kesalahan besar dari manajemen tim hitam oranye itu. Hal tersebut ditegaskan mantan pelatih Perseru, Roby Maruanaya, Jumat, (5/9) di Jayapura.

“Awalnya pihak manajemen sudah salah merekrut pemain. Perekrutan tidak disesuaikan dengan kondisi keuangan,”ungkap lelaki yang sukses mengantar Perseru ke Divisi Utama ke ISL itu.

Roby Maruanaya menceritakan selama dirinya mengelola Perseru dari Divisi Utama ke ISL, tak-tik yang diterapkan adalah pola 3-5-2.

“Selama Divisi Utama ke ISL pemain yang saya butuhkan tidak sesuai dengan yang saya harapkan, manajemen justru lebih memilih pemain tanpa melibatkan saya,”ungkap Roby Maruanaya.

Dia mencontohkan pemain asing Ali Khadafi tidak mungkin main bola pendek, tapi cenderung bola panjang. Sementara pemain Perseru justru diterapkan bermain bola pendek.

Menurut  Roby, masuknya Ali Khadafi ke  Perseru di ISL bukan keinginannya,  tetapi keinginan manajemen. Ali,kata  Roby, tidak sesuai yang diinginkannya. “Manajemen Perseru ketika itutidak pernah melibatkan saya dalam rekrutmen pemain,” katanya.

Roby juga menyoroti striker lokal, Yakson Amang. Menurut Roby, Yakson dipaksa bermain dengan pola 1-3-2-4. Buntutnya, kata Roby, Yakson tidak tahu posisinya yang sebenarnya. Para pemain asing lainnya semisal Samy Patrick  dinilai Roby sudah bukan masanya di ISL, tetapi bermain di pemain Divisi Utama.

“Namun mereka dipaksakan manajemen ke ISL. Hasilnya kita lihat, Samy Patrick gampang dilewati.  Apalagi lawan dengan skil bagus. Samy tidak bisa mengontrol,”ungkap Roby.

Secara terpisah, salah satu pengurus Asosiasi PSSI Kabupaten Yapen, Sony Woria menilai tertatih-tatihnya perjuangan Perseru di ajang ISL akibat manajemen Perseru belum optimal mengelola  para pemain. Namun, dia menegaskan performa Perseru jika bermain di kandang sangat bagus. Sony Woria membantah bahwa posisi Perseru di klasemen bawah akibat didepaknya Rony Maruanaya.

“Sebenarnya pemecatan Roby tidak terlalu berdampak. Justru pemain asing yang berperan penting. Jadi, kalau pemain asing tidak optimal, berpengaruh pada pemain lokal,”ungkap Sony Woria via ponselnya.

Dia menilai, faktor Perseru saat ini akibat belum adanya kerjasama tim yang solid. Dia juga mengapresiasi pelatih Perseru saat ini, sembari berharap dukungan doa pendukung Perseru agar ada mukjiat  bagi Perseru sehingga tidak terdegradasi. (Jubi/Roberth Wanggai)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ROBY MARUANAYA: INTERVENSI MANAJEMEN PENYEBAB PERSERU TERSEOK-SEOK