TEMU KARYA TAMAN BUDAYA SE-INDONESIA 2014 RESMI DIBUKA

share on:
Pembukaan Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia 2014 (Jubi/Aprila)
Pembukaan Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia 2014 (Jubi/Aprila)

Jayapura, 10/9 (Jubi) – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe yang diwakili Asisten II Gubernur Provinsi Papua, Elia I. Loupatty, secara resmi membuka Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia 2014 yang berlangsung di Taman Budaya Expo, Rabu – Sabtu, 10-13 September 2014.

“Mengingat Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda, mari kita rayakan perbedaan ini,” kata  Elia saat membacakan sambutan Gubernur Provinsi Papua di Taman Budaya Expo, Waena, Jayapura, Papua, Rabu (10/9).

Elia mengatakan,  melalui seni kita dapat mempersatukan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dideklarasikan sebagai penghargaan bagi seniman di Nusantara. Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi untuk memunculkan karya-karya yang unggul yang ke depannya dapat menjadi motovasi bagi seniman lain di nusantara ini,” kata Asisten II Pemprov Papua itu.

Melalui karya seni, lanjut Elia, para seniman diharapkan dapat mengungkapkan isi hati terdalamnya sebagai keindahan dalam kehidupan. Dengan demikian, ke depannya para seniman dapat menghasilkan karya-karya yang bernilai dalam kehidupan karena di dalam seni ada keindahan tanpa mengenal suku, agama, ras,  dan golongan.

Di tempat yang sama, Kacung Marijan, Direktur Jenderal Kebudayaan, mengatakan tema Swara Nusa yang diangkat dalam kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi saudara-saudara se-Tanah Air serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Melalui Program Revitalisasi Taman Budaya, baik kegiatan seni maupun fisik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kami berupaya turut serta mendorong kebangkitan seni budaya di Provinsi Papua dan seluruh Wilayah Indonesia,” ungkap Kacung.

Menurut  Kacung, sejak 2013 di Provinsi Papua telah berdiri Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) yang juga menjadi tempat lahirnya seniman hebat dari Tanah Papua. Kacung memberikan apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para pengelola Taman Budaya di Indonesia yang telah menyediakan ruang bagi hidupnya seni dan budaya serta kepada seniman yang telah bekerja sama hingga terselenggaranya kegiatan ini.

“Semoga pameran ini mampu meningkatkan ruang apresiasi masyarakat, khususnya yang ada di Papua terhadap keragaman bahasa ungkap dan khasanah seni rupa Indonesia. (Jubi/Aprila)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TEMU KARYA TAMAN BUDAYA SE-INDONESIA 2014 RESMI DIBUKA