3 MILYAR TAK BOLEH BIKIN MASYARAKAT SALING BUNUH

share on:
Pembayaran uang tali asih kepada masyarakat pemilik hak ulayat. (JUBI/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi (11/9)—PT Papua Agro Sakti menyerahkan uang tali Kasih senilai Rp 3.651.584.000 kepada delapan marga yang tersebar di beberapa kampung di Distrik Anim Ha. Penyerahan dana tersebut, berlangsung di Kampung Wayau, Rabu (10/9) petang yang diterima pemilik hak ulayat dengan besarnya berbeda-beda sesuai luasan tanah yang dimanfaatkan.

Disaksikan tabloidjubi.com Rabu (10/9), penyerahan uang dilakukan oleh Pimpinan PT Papua Agro Sakti, Karunia Murdaya. Ikut menyaksikan, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, para Muspida serta ratusan masyarakat dari beberapa kampung di Distrik Anim Ha.

Dalam kesempatan itu, Karunia Murdaya mengatakan, berbagai tahapan telah dilakukan termasuk bagaimana membangun komunikasi secara terus menerus bersama masyarakat sebagai pemilik hak ulayat.
“Kami berkomitmen untuk bergandengan tangan secara bersama-sama dengan semua masyarakat dalam membuka lahan hingga sampai pengembangan untuk penanaman tebu serta pembangunan pabrik nanti,” ujarnya.

Lebih lanjut Karunia mengatakan, lahan yang dibayarkan untuk dimanfaatkan dalam pengembangan tebu adalah kurang lebih 16.000 hektar.
“Memang masih ada beberapa pemilik hak ulayat yang belum memberikan jawaban pasti guna pembukaan lahan. Namun demikian, kami akan terus melakukan pendekatan sekaligus memberikan pemahaman yang baik tentang manfaat dari kegiatan investasi,” ujarnya.

Sementara Bupati Merauke, Romanus Mbaraka dalam sambutannya meminta kepada masyarakat yang mendapatkan uang tersebut agar kembali ke rumah masing-masing, sekaligus membicarakan dengan baik pembagiannya. Sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.
“Apa yang menjadi hak setiap orang, harus diberikan termasuk juga anak-anak. Saya ingatkan kembali agar tidak boleh saling baku bunuh dan suanggi hanya karena uang. Semua harus didiskusikan dan dibicarakan dengan baik-baik terlebih dahulu,” ujar Romanus. (Jubi/Frans L Kobun)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  3 MILYAR TAK BOLEH BIKIN MASYARAKAT SALING BUNUH