EKSEKUSI POLISI REKENING GENDUT TUNGGU SALINAN PUTUSAN MA

share on:
Kajati Papua. (Jubi/Arjuna)
Kajati Papua. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 18/9 (Jubi) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menyatakan, eksekusi atas kasus polisi ‘rekening gendut’, Aiptu Labora Sitorus yang memiliki akumulasi transaksi rekening senilai Rp. 1,5 triliun selama lima tahun (2007-2011) dan jadi terdakwa kasus ilegal logging serta tindak pidana pencucian uang (TPPU), masih menunggu salinan putusan Mahkamah Agung (MA).

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, E.S.Maruli Hutalung mengatakan, MA telah mengabulkan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 15 tahun penjara untuk Labora Sitorus, Rabu (17/9) kemarin.

“MA sudah mengabulkan tuntutan atas terdakwa Aiptu Labora Sitorus. Saya perintahkan Kajari Sorong segera eksekusi, baik badan maupun barang bukti. Jadi tinggal tunggu salinan putusan MA saja,” kata Maruli ketika dihubungi via selulernya, Kamis (18/9).

Sebelumnya, Labora Sitorus diputus dua tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Sorong,dengan denda Rp 50 juta dengan dakwaan yang terbukti yakni Kehutanan dan Migas.

“Kala itu TPPU tidak terbukti. JPU lalu mengajukan banding. Dalam putusan banding ke Pangadilan Tinggi Papua dan dikabulkan. Terdakwa terbukti melanggar UU Kehutanan, UU Migas maupun TPPU. Di tingkat banding, majelis hakim menaikan tuntutan  menjadi 8 tahun penjara. Sekarang MA memutuskan 15 tahun penjara, karena dalam dakwaan juga terbukti UU Kehutanan, Migas dan TPPU,” ujarnya. (Jubi/Arjuna) 

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  EKSEKUSI POLISI REKENING GENDUT TUNGGU SALINAN PUTUSAN MA