Polisi Tunggu Klarifikasi Bank Mengenai Aliran Dana TNI Gadungan

share on:
TNI Gadungan Ketika Berada di Polresta Jayapura Kota, 2 September Lalu - Jubi/Arjuna
TNI Gadungan Ketika Berada di Polresta Jayapura Kota, 2 September Lalu – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Jayapura Kota masih menunggu klarifkasi bank guna menentukan ke siapa aliran dana dalam kasus penipuan TNI gadungan itu.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Jayapura Kota, Inspektur Satu (Pol) Mince Mayor kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah memilik print rekening koran dari bank. Namun hal itu belum cukup untuk menentukan ke siapa aliran tersangka TNI gadungan, Pius Christian Doman (48 tahun) yang melakukan penipuan kepada seorang warga Kota Jayapura, Siska Silahooy (42 tahun) senilai Rp 65 juta.

“Kami masih tunggu klarifikasi bank untuk megetahui siapa pemilik rekening yang ditempati mentransfer uang senilai Rp10 juta ke oknum TNI gadungan itu. Siap pemilik rekening itu baru akan dikatahui setelah pihak bank memberikan klarifikasi,” kata Iptu Mince Mayor, Senin (22/9).

Menurutnya, uang ditransfer korban ke nomor rekening yang minta pelaku senilai Rp 10 juta. Sementara yang diserahkan langsung ke pelaku senilai Rp 55 juta.

“Sampai kini penyidik baru memeriksa tiga orang saksi. Salah satu diantaranya saksi korban, Siska Silahooy, Yosefina Anto dan istri pelaku sendiri,” ucapnya.

Namun dikatakan, hingga kini belum ada korban lain yang melapor ke polisi setempat. Penyidik masih menangani kasus penipuan Rp 65 juta tersebut.

“Mungkin dalam minggu ini berkasnya rampung dan siap dilimpah ke Kejaksaan Negeri Jayapura. Bukti photo dan kwitansi ketika korban menyerahkan tunai uang senilai Rp 55 juta juga sudah lengkap,” katanya.

Sebelumnya, Senin (1/9) sekitar pukul 22:00 WIT, polisi mencudik seorang Perwira TNI AD berpangkat kapten dan  bertugas di Kodam XVII Cenderawasih lantaran melalukan penipuan.

Pria yang juga  mengaku orang kepercayaan Wakapolda Papua ini menipu seorang ibu rumah tangga yang juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Walikota Jayapura bernama Siska Silahooy (42) warga Kloofkamp, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

“Korban melaporkan kasus penipuan itu ke Polres Jayapura Kota. Mendapat laporan itu, anggota polisi langsung mencari pelaku dan berhasil menangkapnya di rumahnya di Jalan Belut, Expo Waena, Kota Jayapura,” kata Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Sulistyo Pudjo kala itu.

Menurutnya, kasus ini berawal sekitar April lalu. Kala itu pelaku menawarkan bisa membantu anak korban yang akan mengikuti tes Bintara Polri. TNI gadungan itu lalu meminta uang ke korban sebesar Rp. 65 juta sebagai imbalan.

“Korban percaya karena dia bawa-bawa nama Wakapolda. Namun sampai selesai tes Bintara Polri, anak korban tidak lolos dan pelaku menghilang tanpa kabar,” imbuhnya. (Arjuna) 

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polisi Tunggu Klarifikasi Bank Mengenai Aliran Dana TNI Gadungan