Berkas Perkara Jurnalis Perancis Dilimpahkan ke Kejari Jayapura

share on:
Thomas dan Valentine saat berbincang bersama Kepala Imigrasi Jayapura beberapa waktu lalu - Jubi/Indrayadi TH
Thomas dan Valentine saat berbincang bersama Kepala Imigrasi Jayapura beberapa waktu lalu – Jubi/Indrayadi TH

Jayapura, Jubi – Berkas hasil penyidikan terkait kasus jurnalis asing asal Perancis, Thomas Charles Tendies (40) dan Valentine Burrot (29) telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura.

Kuasa Hukum jurnalis asal Perancis, Aristo Pangaribuan kepada Jubi mengatakan pemberkasan kliennya telah dilimpahkan pihak Imigrasi ke Kejaksaan Jayapura. Artinya, berkasnya sudah masuk tahap pertama, sekarang pihaknya masih menunggu hasil.

“Dalam tujuh hari mereka meneliti, untuk membawa berkas tersebut ke pengadilan. Berkas yang diberikan imigrasi Jayapura kepada Kejaksaan Jayapura pelanggarannya adalah Undang-undang Imigrasi, sementara itu saja,” kata Aristo via selulernya, Jumat (26/9).

Terkait adanya tindak pidana sebagaimana yang dituduhkan pihak  kepolisian, menurut Aristo, tidak ada sama sekali. “Selain undang-undang imigrasi, untuk subversi makar itu tidak ada. Kami juga telah bertemu jaksa agung, dan jaksa agung mengatakan tinggal mempercepat prosesnya supaya ada kepastian hukum dan tidak terkatung-katung,” jelas Aristo.

Sebelumnya, Dua saksi ahli dari Saksi dari Kementerian Hukum dan HAM Direktorat Jenderal Imigrasi dan salah satu Direktur dari Kementerian luar Negeri di mintai keterangan oleh tim Imigrasi Kelas 1 jayapura, Selasa (16/9) lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua tim yang juga Kepala Imigrasi Kelas 1 Jayapura, Gardu D. Tampubolon via seluler kepada Jubi, Selasa (16/9) kemarin. Tim tersebut terdiri dari dua orang Imigrasi Kelas 1 Jayapura dan dua orang penyidik Ditreskrim Umum Polda Papua via selulernya kepada Jubi.

“Kami telah meminta keterangan dari saksi ahli direktur media Kementerian Luar Negeri, dan dilanjutkan hari ini dengan keterangan dari Kementerian Hukum dan HAM Kasubdit Direktorat Jenderal Imigrasi di kuningan, Jakarta,” kata Gardu.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura, Tumpak Simanjuntak saat dihubungi Jubi, hingga kini belum memberikan kepastian terkait berkas yang telah dikirim pihak imigrasi sesuai pernyataan dari kuasa hukum Jurnalis Perancis.

Thomas dan Valentine didakwa  melanggar Pasal 122 UU Imigrasi 2011. Rekaman audio, rekaman video dan barang-barang, termasuk laptop dan ponsel mereka disita polisi. Sejak penangkapan mereka, polisi telah merilis beberapa tuduhan terhadap keduanya. Salah satunya adalah keterlibatan keduanya dengan kelompok-kelompok bersenjata dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Indrayadi TH)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Berkas Perkara Jurnalis Perancis Dilimpahkan ke Kejari Jayapura