Bupati Intan Jaya Menduga Pengeroyokan Brimob Akibat Miras

share on:
Ilustrasi Miras - Jubi/Arjuna
Ilustrasi Miras – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Bupati Intan Jaya Papua, Natalis Tabuni menduga, pengeroyokan dua anggota Brimob yang diperbantukan di wilayah itu oleh sekelompok pemuda, Senin (29/9), akibat pengaruh minuman keras (Miras).

Menurut Tabuni, selama ini masyarakat dan aparat kemanan akur serta saling membantu satu sama lain.

“Selama ini hal seperti itu tidak pernah terjadi. Mungkin ini karena kesalah pahaman saja. Mungkin ini akibat Miras. Mungkin besok saya akan kembali ke Intan Jaya untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Tabuni kepada wartawan di Kota Jayapura, Papua, Selasa (30/9).

Namun menurutnya, kedua pihak juga harus saling memahami. Ia berharap masyarakatnya tak terlalu berekasi berlebihan kepada aparat kemanan, begitu juga sebaliknya.

“Masyarakat harus paham dan tidak terlalu keras kepada pihak keamanan. Pihak keamanan yang bertugas di daerah juga harus sabar. Jadi sama-sama lah harus menahan dirilah,” ucapnya.

Sementara Kapolres Paniai yang juga membawahi Kabupaten Intan Jaya, Ajun Komisari Besar Polisi Daniel Prionggo kepada wartawan via teleponnya mengatakan, situasi Sugapa, Ibukota Kabupaten Inta Jaya kondusif.

“Memang pasca kejadian, jaringan Telkomsel  sengaja dimatikan oleh warga. Tapi sudah dinyalakan kembali tadi pagi (Selasa, 30/9) sekitar pukul 08.00 WIT,” kata Daniel.

Menurutnya, salah satu warga Desa Bilogai, Beno (29) dipanah seorang pemuda yang indentitasnya belum diketahui ketika berusaha mengaktifkan jaringan Telkomsel.

“Ia terkena panah dibagian punggung sebelah kanan. Dia sempat dihadang beberapa pemuda dan dilarang menyalakan jaringan Telkomsel. Kami masih mencari pelaku yang memanahnya,” ucapnya. (Arjuna Pademme) 

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bupati Intan Jaya Menduga Pengeroyokan Brimob Akibat Miras