Kajari Jayapura Nyatakan Berkas Tersangka Korupsi Raskin P21

share on:
Ilustrasi - Jubi/Bulog.co.id
Ilustrasi – Jubi/Bulog.co.id

Jayapura, Jubi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura, Papua menyatakan berkas Abdullah Abi Hanifah, salah satu tersangka dugaan korupsi penyelewenangan Beras Miskin di Distrik Skamto, Kabupaten Keerom, 2010-2102 telah P21 atau lengkap.

Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Tumpak Simanjuntak mengatakan, dalam kasus yang merugikan negara senilai Rp 3 miliar itu, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya adalah mantan Kepala Distrik Skamto Thomas DB Taribuka Alias Buce.

“Kalau Thomas ini sidangnya sementara berjalan. Tinggal tunggu putusan pengadilan Tipikor Klass IIA Jayapura. Abdullah Abi Hanifah berkasnya sudah dinyatakan lengkap atau P21,” kata Tumpak kepada wartawan, Selasa (30/9).

Menurutnya, Kejari Jayapura meminta Polres Keerom segera menyerahkan tersangka dan barang bukti agar dakwaan kepada yang bersangkutan segera disusun dan dilimpahkan ke pangadilan untuk disidangkan. “Kami tinggal menunggu penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres Keerom,” ucapnya.

Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus (Adpidsus) Kejari Jayapura, Piet Nahamui mengatakan, berkas satu tersangka lainnya yakni Andri Yoppi Bonay belum lengkap. Masih ada bukti lain yang harus dilengkapi pihak kepolisian.

“Kasusnya sama, tapi penyidik mendisprikan karena peranan ketiganya berbeda-beda. Abdullah Abi Hanifah dan Andri Yoppi Bonay ini hanya turut serta. Aktor utamanya adalah mantan Kadistrik Skamto itu,” kata Piet. (Arjuna Pademme) 

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kajari Jayapura Nyatakan Berkas Tersangka Korupsi Raskin P21