UP2KP Gelar Seminar SIM RS dan Call Emergency Centre

share on:
drg. Aloysius Giay Saat Menutup Seminar SIM RS dan CEC - Jubi/Aprila
drg. Aloysius Giay Saat Menutup Seminar SIM RS dan CEC – Jubi/Aprila

Jayapura, Jubi – Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) menggelar Seminar Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) dan Call Emergency Centre (CEC) bagi 25 peserta dari tenaga medis yang berasal dari beberapa rumah sakit di Provinsi Papua di Hotel Grand Abe, Abepura, Jayapura, Papua, Senin – Selasa (29-30 September 2014).

“Kegiatan hari ini adalah untuk melihat bagaimana peluang menjalankan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013 tentang Semua Rumah Sakit di Indonesia harus memiliki SIM RS dan CEC,” ujar Tahu Butarbutar, panitia pelaksana seminar ini kepada wartawan di Abepura, Selasa (30/9).

Butar-butar mengakui keterbatasan Sumber Daya Manusia, keuangan dan leadership di berbagai lembaga kesehatan tersebut karena sebenarnya ini adalah hal penting terkait Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dimana rumah sakit harus memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan benar. “Pelayanan harus didasarkan pada mutu,” kata Butar butar yang juga Kepala Bidang Humas dan Kemitraan UP2KP ini.

Menurut Butar butar, peserta diharapkan dalam pelayanan memperhatikan SIM RS dan CEC dalam melakukan pelayanan mulai sekarang. Untuk menerapkan program ini, dibutuhkan dukungan politik atau kebijakan dari bupati untuk masing-masing kabupaten dan dukungan dari gubernur untuk tingkat provinsi dengan mengeluarjan SK pendukung disertai tenaga professional.

Adapun peserta seminar adalah tenaga medis rumah sakit umum yang berada di Kabupaten Merauke, Kabupaten Nabire, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom juga dari RSUD Abepura, Jayapura; RSUD Dok II Jayapura dan RSJ Abepura, Jayapura.

Di tempat yang sama, Esau Rumbiak, Sekretaris Eksekutif UP2KP mengatakan PT Adhiyasa Rekamandiri Sistem Integrasi, developer asal Jakarta yang memberi materi SIM ke depan dapat memfasilitasi kerja sama pihak rumah sakit dengan Bank Papua dalam mengimplementasikan program ini dengan electronic pay atau disingkat e-pay ke depan.

“Pembayaran secara elektronik diharapkan ke depan diharap mulai dari pelayanan pasien hingga ke bank dan bermanfaat untuk jangkapanjang,” kata Rumbiak. (Aprila)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  UP2KP Gelar Seminar SIM RS dan Call Emergency Centre