GEPENTA Akan Razia Penjual Pinang di Deiyai

share on:
Tim yang tergabung dalam GEPENTA ketika menjumpai kepala Kesbangpol Deiyai (Jubi/Ones Madai)
Tim yang tergabung dalam GEPENTA ketika menjumpai kepala Kesbangpol Deiyai (Jubi/Ones Madai)

Deiyai, Jubi – Organisasi Gerakan Peduli Anti Narkoba Tawuran, dan Anarkis (GEPENTA) Kabupaten Deiyai resmi terdaftar di kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Kabupaten Deiyai, pekan lalu.

Ketua GEPENTA kabupaten Deiyai, Keni Ikomou setelah resmi terdaftar, pihaknya akan  menjalankan Tugas pokok dan Fungsi (Tupoksi) yang berlaku di organisasi itu.

Ia mengatakan, menjadi prioritas utama GEPENTA adalah , meminimalisir penjualan pinang oleh para pedagang asli maupun pedagang pendatang.

“Konsumsi pinang bukan adat suku MEE. Jadi, jika ketahuan menjual pinang maka seluruh pinang akan diambil oleh petugas. Oleh karena itu, masyarakat dilarang menjual pinang di kabupaten Deiyai,”Katanya

Sedang untuk membangun Deiyai baru yang bebas narkoba, tawuran dan anarkis, aman, tertib, aman, damai dan sejahtera, lanjutnya, maka  sangat diperlukan adanya kepedulian dan partisipasi dari aktif dari segenap lapisan masyarakat.

“Seluruh masyarakat yang ada di wilayah Pemerintahan Kabupaten Deiyai agar bersama-sama mendukung pemberantasan tawuran, anarkis dan semua tindakan-tindakan yang dapat mengancam ketenangan hidup,”Kata Keni, di Wakeitei, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua, Selasa (7/10).

Menurutnya, untuk  menyikapi pergeseran dan perubahan nilai dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara, maka  dipandang perlu mengorganisir masyrakat untuk sadar dan taat hukum.

Langkah awal yang akan dilakukan ialah, menurut Ikomou, berkomitmen untuk bekerja sama dengan sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) untuk menertibkan anak berusia wajib sekolah agar tidak berkeliaran di kompleks pasar.

“Anak-anak yang umur sekolah tidak perlu lagi berkeliaran di kompleks pasar selama jam belajar. Selain itu, siswa yang mondar-mandir di tempat-tempat keramaian pun tetap akan ditangkap,”ungkapnya.

“Masyarakat dan atau warga Deiyai yang dengan sengaja menjual dan mengedarkan minuman keras (Miras) kepada publik atau orang yang sering mengkonsumsinya, tetap akan ditindak secara tegas oleh anggota GAPENTA,”tambahnya.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Deiyai, Yaved Adii menuturkan pada prinsipnya dirinya sangat antusias dengan kehadiran organisasi GEPENTA di kabupaten Deiyai. Sayangnya, kata dia, untuk sementara pihak KESBANGPOL sedang mendata seluruh OKP yang ada di wilayah Deiyai.

“Kami menerima semua organisasi yang ingin mendaftar di Kesbanpol tetapi untuk sementara kami sedang mendata semua OKP yang ada,”Kata Yaved, saat menerima rombongan GEPENTA di ruangan kerjanya.

Sementara itu,dukungan terhadap GEPENTA juga dikemukakan  oleh kepala suku besar MEE Kabupaten Deiyai, Frans Mote.

“Atas nama seluruh masyarakat Deiyai, mendukung semua razia yang dilakukan GEPENTA, tapi dalam razia harus yang manusiawi,” katanya.(Ones Madai)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  GEPENTA Akan Razia Penjual Pinang di Deiyai