Inilah Pandangan Pakar Uncen tentang Parpol Lokal di Papua

share on:
Yusak Reba. (Jubi/Musa)
Yusak Reba. (Jubi/Musa)

Jayapura, Jubi – Pakar Hukum Universitas Cenderawasih, Yusak Reba, menilai UU Otsus tidak memberikan instrumen penjelas adanya pembentukan wacana partai politik lokal seperti di Aceh. Dengan begitu, jika ada wacana pembentukan partai lokal hanya akan membuang-buang energi.

“Sebab, dalam Pasal 28  UU Otsus tersebut tidak disebutkan adanya mekanisme dan dasar hukum untuk membentuk partai lokal. Ada pasal 28, tetapi pasal ini multitafsir dan kabur.Sebab itu sulit mewujudkan partai lokal (di Papua),”ungkap Yusak Reba kepada Jubi, Rabu (8/10)

Menurutnya, ketidajelasan itu di antaranya tidak adanya norma hukum secara jelas pembentukan.”Lalu, tujuan pembentukan parpol lokal yang dimaksud itu untuk mengisi kursi di tingkat pemerintahan mana saja.Tidak bisa orang Papua mengatur lewat Perdasus atau Perdasi. Sebab, hal itu bertentangan dengan UU Parpol yang ada,” Yusak.

Dengan membandingkan partai lokal di Aceh, Yusak mengatakan bahwa perbedaan pelaksanaan partai politik lokal di Aceh dengan pelaksanaan Otsus di Papua adalah pada  masalah  ketertinggalan Papua untuk memperbaiki dan menyusun UU Otsus itu sendiri.

“Masalah Aceh dan Papua adalah terletak di masalah dasar hukumnya. Orang-orang Aceh belajar kepada  kita, lalu mereka mengganti UU Nomor 16 itu dengan UU Pemerintahan Aceh yang baru dengan  memasukkan secara lengkap peraturan parpol lokal Aceh,”  tandas Yusak.

Untuk mewujudkan parpol lokal di Papua pada 2019 nanti, kata Yusak, DPR Papua harus mendorong materi muatan pengaturan parpol. Di situ harus ada bab tersendiri yang memungkinkan pembentukan parpol lokal Papua dalam rangka pelaksanaan pasal 28 UU Otsus.

“Di situ akan jelas, parpol lokal untuk mengisi kursi apa,” tambahnya.

Sebelumnya, Yahya M Modouw sebagai Pendiri Partai Papua Sejahtera (PPS) dan telah mendeklarasikan PPS  sebagai salah satu parpol lokal di Papua, mengemukakan bahwa partainya bekerja sesuai amanat Otsus dengan mengedepankan kesejahteraan penduduk asli Papua.

“Saya pikir tidak perlu alerrgi dengan parpol lokal. Sebab, partai ini tetap menjaga NKRI di tanah Papau sesuai dengan AD/ART-nya,” kata Yahya.  (Sindung Sukoco)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Inilah Pandangan Pakar Uncen tentang Parpol Lokal di Papua