Warga Keluhkan Pungutan Biaya Administrasi di RSUD Dok II

share on:
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura - Jubi/Arjuna
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Salah satu warga Dok VIII Kota Jayapura, Papua, Waro mengeluhkan biaya administrasi pengurusan surat keterangan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura.

Ia mengatakan, beberapa hari lalu, ia mengurus surat keterangan kesehatan di rumah sakit itu, guna keperluan pemberkasan. Namun ia dimintai biaya administrasi senilai Rp 55 ribu.

Baginya jika memang itu sesuai aturan tak masalah. Hanya saja jumlah tersebut dinilainya cukup besar.

“Waktu itu saya tidak mau ribut, sehingga tidak protes. Kalau misalnya saya bayar langsung jadi tidak masalah. Tapi saya tunggu cukup lama baru jadi. Padahal data saya sudah ada di RSUD Dok II karena sebelumnya saya pernah mengurus surat keterangan kesehatan di sana beberapa waktu lalu,” kata Waro kepada Jubi, Minggu (12/10).

Menurutnya, beberapa hari setelahnya, ia menanyakan soal biaya admistrasi itu salah satu suster di RSUD Dok II yang juga tetangganya. Kata suster itu, pungutan tersebut sesuai Peraturan Daerah (Perda).

“Kalau memang sesuai aturan, kenapa mahal begitu. Padahal kan setiap tahunnya ada dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk RSUD Dok II itu,” ucapnya.

Kata Waro, ketika ia mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda Papua, biaya administrasinya hanya Rp 10 ribu. Begitu juga ketika ia mengurus beberapa surat di pengadilan, ia hanya mengeluarkan biaya senilai Rp 30 ribu.

“Padahal dua instansi vertikal itu tidak punya kepentingan di Otsus sama sekali. Kenapa RSUD Dok II Jayapura yang dibiayai dengan dana Otsus masih harus bayar,” katanya.

Sementara Anggota Komisi D DPR Papua bidang pendidikan dan kesehatan, Johni Banua Rouw mengatakan, memang ada Perda yang mengatur mengenai adanya biaya administrasi yang biasa dibayar oleh pasien di RSUD Dok II Jayapura. Hanya saja ia tak menyebutkan berapa besar nilainya.

“Memang ada Perdanya. Tapi saya kurang tahu pasti berapa. Namun sepertinya tidak terlalu mahal. Jadi kalau ada pungutan sampai Rp 100 itu sudah tidak benar,” kata Johni Banua Rouw. (Arjuna Pademme)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Keluhkan Pungutan Biaya Administrasi di RSUD Dok II