Atlet Panjat Tebing Papua Terancam Batal Ikut Kejurnas

share on:
Ketua Harian FPTI Papua, Hasan (kanan) Bersama Hengky Sawaki dan Noak Baransano Bertopi (Jjubi/Roberth Wanggai)
Ketua Harian FPTI Papua, Hasan (kanan) Bersama Hengky Sawaki dan Noak Baransano Bertopi (Jjubi/Roberth Wanggai)

Jayapura, Jubi – Sebanyak 20 atlet Papua yang disiapkan mengikuti Kejurnas panjat tebing di Provinsi Aceh tanggal 29 Oktober – 6 November 2014 mendatang terancam batal, akibat kucuran dana dari KONI Provinsi Papua belum juga cair hingga saat ini.

“Saat ini kami  persiapkan 20 atlet ke Kejurnas di Aceh. Namun sampai saat ini jadi masalah bagi kami adalah terhambat dana untuk keberangkatan,”ujar Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Papua, Hasan, di Kantor KONI Papua APO Kota Jayapura, Rabu (15/10).

Padahal lanjut Hasan, pihaknya sudah sejak satu tahun yang lalu melakukan persiapan terhadap para atlet.

“Untuk persiapan atlet, saya pikir sudah satu tahun yang lalu. Teman-teman yang sudah latihan dan cukup optimal sudah cukup yakin kita pulang bawa medali,”kata Hasan sembari menegaskan 20 atlet tersebut terdiri dari 10 putra dan 10 putri.

Dia mengatakan pihaknya akan melakukan seleksi ulang terhadap atlet yang ada sampai mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik. Namun lagi-lagi dengan alasan dana, menciutkan semangat mereka untuk berlaga.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Papua, Noack Baransano mengakui cabang olahraga yang mau ikut Kejurnas tetap disetujui dengan petunjuk nomor-nomor yang dipertandingkan atau dilombakan.

“Itu tugasnya binpres, kita sarankan tetap dibantu dan bagi binpres tidak ada masalah,”ungkap Baransano sembari memberi contoh kendala yang sama juga dihadapi cabang olahraga Rugby. (Roberth Wanggai)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Atlet Panjat Tebing Papua Terancam Batal  Ikut Kejurnas