Simbiak : Yang Merusak Orang Papua Dengan Miras Adalah Orang Belanda

share on:
Yosua Sarakan. Wisudawan STIH Biak
Yosua Sarakan. Wisudawan STIH Biak

Biak, Jubi – Peredaran minuman keras ( miras ) yang masih terus marak  di Papua. Diyakini oleh sejumlah aktivis LSM Papua Pro Kemerdekaan Papua dan pejuang-pejuang Kemerdekaan Papua,  sengaja dilakukan untuk menghancurkan orang Papua agar punah dari Tanah Papua.

Pemerintah Indonesia ( TNI,Polri dan BIN ) terlanjur dikenal luas sebagai  pihak dimaksud.

Tapi fakta lain dikemukakan   Ketua Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta ( Kopertis ) Wilayah  Papua – Papua Barat,  Festus Simbiak.

Menurut Simbiak,   dari hasil penelitian pihak yang dinilai lebih bertanggung jawab justru terarah pada   orang Belanda ( Pemerintah Belanda-red ), yang pada masa kolonial  terlebih dahulu masuk di Papua dan mengajarkan pribumi setempat  untuk mengkonsumsi minuman keras.

Akhirnya setelah mereka pulang kebiasan itu ( minum minuman keras-red ) tertanam dalam diri orang Papua sampai saat ini. Jadi kata dia orang Papua salah  jika menyalahkan Pemerintah Indonesia dan salah pula jika mengatakan Pemerintah Indonesia mempunyai niat menghancurkan orang Papua lewat minuman keras / minuman beralkohol.

“ Hal ini saya tahu dan berani katakan demikian karena saya lakukan penelitian dibeberapa tempat seperti Manokwari, Biak, Serui , Nabire, Sorong dan beberapa kabupaten  dan menemukan ternyata yang ajar orang Papua minum minuman beralkohol adalah orang Belanda bukan Pemerintah Indonesia,”ujar Simbiak saat memberikan sambutan pada kegiatan wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Biak, Papua Rabu,(15/10 ) siang  kemarin di Gedung Wanita Biak, Samofa.

Untuk itu, dirinya meminta seluruh  orang Papua agar berhenti membuat tudingan yang salah terhadap Pemerintah Indonesia sebagai penghancur orang Papua lewat minuman keras.

Sebab yang sesungguhnya menghancurkan orang Papua lewat minuman keras, menurutnya  adalah orang Belanda.  Sedangkan kepada semua generasi muda Papua ia minta untuk tidak mengkonsumsi minuman keras sebab akan merusak kesehatan diri.

Yosua Sarakan, SH, salah satu wisudawan STIH Biak, mengatakan minuman keras memang banyak berdampak negatif, karena itu dirinya mengaku tidak mengkonsumsi minuman keras . (Marten Boseren )

Tags:
Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Simbiak : Yang Merusak Orang Papua Dengan Miras Adalah Orang Belanda