Capaian Pembangunan Papua Mulai Dicapai

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal Saat Pelantikan. Jubi/Levi
Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal Saat Pelantikan. Jubi/Levi

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua, Lukas Enembe mengklaim, diera kepemimpinan dirinya bersama Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, capaian pembangunan yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan mulai dicapai. Apalagi indikator makro pembangunan daerah menunjukkan, pelaksanaan pembangunan di provinsi paling timur di Indonesia ini semakin baik.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan pada triwulan II 2014, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku dengan tambang mencapai Rp 19,76 triliun, meningkat sekitar Rp 1,82 triliun dibandingkan triwulan II 2013 sebesar Rp 17,9 triliun,” kata Lukas Enembe kepada wartawan, di Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/10).

Disamping itu, PDRB tanpa tambang juga mengalami kenaikan sebesar Rp 172,57 miliar, yakni dari Rp 4,12 triliun pada triwulan II 2013 menjadi Rp 4,59 triliun pada triwulan II 2014.

Begitu juga dengan perekomian Papua triwulan II 2014 mengalami pertumbuhan positif sebesar 9,09 persen dibandingkan triwulan II 2013 lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional triwulan II 2014 sebesar 5,12 persen.

“Pertumbuhan ekonomi ini berkolerasi positif terhadap peningkatan kesejahteraan yang tergambar pada penurunan angka kemiskinan menjadi sekitar 30,5 persen pada Maret 2014 dari 31,13 persen di tahun 2013, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 2,86 di 2013 dari 2,95 di 2012,” kata Enembe.

Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) Papua pada Juli 2014 mengalami kenaikan sebesar 97,54 persen menjadi 97,77 persen. “Ini menandakan semakin meningkatnya kemampuan daya beli dikalangan petani,” katanya.

Meski capaian-capaian pembangunan menunjukan nilai positif, ujar Enembe, harus diakui masih perlu kerja keras dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua 2013-2018.

“Sejumlah keadaan harus dapat diperbaiki secara signifikan. Harus dihapus predikat-predikat negatif yang selama ini diceritakan kepada Papua, yakni disebut kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, ketertinggalan, keterisolasian, dan ketidakadilan (6K),” katanya.

Menanggapi itu, Enembe mengajak seluruh stakeholder untuk memadukan semua potensi dan daya yang dimiliki, guna bersama-sama menggerakan percepatan pembangunan Papua, sehingga mampu bersaing dan sejajar dengan provinsi lain di Indonesia.

“Kita harus bersatu untuk membangun Papua. Dengan melakukan itu, apa yang diinginkan akan tercapai sesuai harapan seluruh rakyat Papua,” kata Enembe. (Alexander Loen)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Capaian Pembangunan Papua Mulai Dicapai