Polda Papua: Amunisi Puron Wenda Bukan Buatan Indonesia

share on:
Ilustrasi Amunisi - Jubi/Arjuna
Ilustrasi Amunisi – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyatakan, ratusan amunisi yang disita aparat kepolisian di Bandara Udara Sentani Kabupaten Jayapura, Papua lalu dan diduga akan dikirim kepada Kelompok Bersenjata pimpinan Puron Wenda di Lanny Jaya, bukan buatan Indonesia.

Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Sulistyo Pudjo mengatakan, amunisi itu berasal dari luar. Namun ia tak menyebut negara mana yang biasa memproduksi jenis amunisi tersebut.

“Ada beberapa jenis. Banyak kan itu amunisinya. Jenisnya ada mouser dan kaliber 5,56 dan kaliber 7,62. Ini bukan buatan Indonesia. Pengirimnya sudah ditahu. Amunisi itu sekarang ada di Polres Kabupaten Jayapura,” kata Pudjo kepada Jubi, Selasa (21/10).

Menurutnya, polisi juga sudah mengindetifikasi siapa yang mengirim amunisi itu, namun Kombes (Pol) Pudjo enggan menyebut pihak yang ia maksud.

“Saya belum bisa sebutkan siapa dia. Kami menghendaki mencari lebih, tapi media terlalu cepat mempublikasikannya. Jadi rusak semua. Aku sudah sering ngomong itu. Agar sama-sama memahami,” ucapnya.

Dia menilai, media dan polisi penting untuk harus saling memahani. Namun memang tidak pernah ada titik temu. Di satu sisi demi kepentingan pemberitaan media, disisi lain, kepentingan polisi untuk mengembangkan kasus itu.

“Ini memang rumit. Antar kepentingan media untuk menyiarkan secara cepat, dan kepentingan penyelidikan polisi. Ini titik yang sering tidak pernah ketemu. Biasa saya bilang tolong tahan dulu, tapi tetap naik di media. Itu penting untuk melalukan tindakan selanjutnya,” ucapnya.

Kata Pudjo, pihaknya akan mencari waktu yang tepat untuk berdiskusi dengan para Pimpinan Redaksi media yang ada di Jayapura khususnya untuk mencari solusi mengenai hal itu.

“Kami akan cari waktu untuk membicarakan hal-hal ini dengan para Pemred agar nanti tidak ada lagi tekanan untuk pekerja media dan personil di lapangan. Agar ini jangan jadi masalah dan salah persepsi kedua pihak,” katanya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Kepolisian Kawasan Bandara Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, menggagalkan penyelundupan ratusan amunisi oleh seorang warga Distrik Jayapura Selatan.

“Pelaku sudah berhasil ditangkap setelah sempat melarikan diri,” kata Kapolsek Kawasan Bandara Udara Sentani Inspektur Satu (Pol) Jubelina Wally kala itu.

Amunisi yang disita itu yakni kaliber 5,56 mm tajam sebanyak 112 butir, amunisi kaliber 9 mm sebanyak 13 butir, amunisi kaliber 7,62 mm satu butir. Selain itu, amunisi kaliber 5,56 mm hampa sebanyak 20 butir, satu buah magasin M16 dan satu buah handphone merek Nokia. (Arjuna Pademme) 

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polda Papua: Amunisi Puron Wenda Bukan Buatan Indonesia