Connect with us

Tanah Papua

Mantan Anggota Dewan Diminta Kembalikan Mobil Dinas

Published

on

Denny Simbar ( Jubi/Angrias RF )

Denny Simbar ( Jubi/Angrias RF )

Sentani, Jubi – Mantan anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode 2009-2014 yang tidak terpilih lagi pada Pemilu Legislatif, April 2014 lalu, diminta segera mengembalikan fasilitas yang melekat pada jabatannya. Karena statusnya hanya pinjam pakai..

“Bupati telah menyurati Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Jayapura sebagai pengguna barang, dimana Sekwan diharapkan untuk segera menarik aset-aset negara yang masih digunakan oleh mantan anggota DPRD paling lambat 7 hari pasca diberhentikan sebagai DPRD periode 2009 – 2014,” kata Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan dan Aset Daerah (BP2KAD), Deny Simbar di sela-sela kegiatannya di Gunung Merah, Sentani, Jumat (24/10) pekan kemarin.

Ditambahkannya juga, aset negara yang ada pada mantan anggota DPRD Kabupaten Kabupaten Jayapura ini berupa kendaraan dinas roda 4 sebanyak jumlah anggota dewan yang ada pada saat itu yakni 25 orang yang jika di totalkan nilai nominal aset berdasarkan waktu pengadaanya sekitar Rp 5 miliar lebih.

Denny melanjutkan, jumlah nominal total aset yang ada pada mantan anggota dewan tersebut terdiri atas 24 unit kendaraan roda 4. Harga per unit ketika pengadaan adalah sebesar Rp 220 juta sementara untuk kendaraan roda 4 milik mantan ketua DPRD ketika pengadaan sekitar Rp 800 juta lebih.
“Sekwan berkewajiban menyurati mantan anggota dewan tersebut, jika selama 7 hari tidak ada tanggapan dari mantan anggota dewan tersebut, maka kami dari DP2KAD akan mengambil langkah-langkah tertentu guna mengumpulkan kembali aset tersebut,” kata Denny.
Sementara itu Sekwan DPRD Kabupaten Jayapura, Drs. Selfried Depondoye hingga berita ini di turunkan masih belum bisa di konfirmasi. Namun seorang seorang staf di sekretariat DPRD Kabupaten Jayapura yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan bawa saat ini pihak Sekwan sementara mendata aset-aset yang ada pada mantan anggota DPRD tersebut,
“Saya belum tau kapan waktu batas pengembalian aset tersebut, namun yang jelas saat ini kami masih mendata aset-aset yang ada pada anggota dewan periode sebelumnya,” kata staf sekretariat DPRD ini. ( Angrias RF)

Domberai & Bomberai

Pemkab Sorong Ajak Masyarakat Lindungi Burung Cenderawasih

Published

on

Ilustrasi burung cenderawasih - Jubi/IST

Ilustrasi burung cenderawasih – Jubi/IST

Sorong, Jubi – Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat, mengajak masyarakat setempat melindungi burung cenderawasih agar tidak punah dan dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang.

Bupati Sorong Stevanus Malak di Sorong, Selasa (20/9/2016) mengatakan, burung cenderawasih masih banyak tersebar di kawasan hutan Kabupaten Sorong dan dapat dikembangkan menjadi objek wisata.

Karena itu, kata dia, masyarakat setempat tidak memburu burung endemik Papua tersebut tetapi menjaga dan melindungi sehingga pemerintah dapat mengembangkan kawasan hutan Kabupaten Sorong menjadi tempat wisata terkenal.

Ia mengatakan di kawasan hutan Kabupaten Sorong pun terdapat berbagai jenis burung yang harus dilindungi agar tidak punah seperti burung mambruk dan kakatua jambul kuning.

Pemerintah daerah telah membuat regulasi atau peraturan daerah melarang pemburuan terhadap burung cenderawasih namun tanpa dukungan masyarakat terutama masyarakat adat setempat tidak akan terwujud.

Menurut dia, Kehidupan masyarakat setempat masih tergantung kepada alam, terkadang satwa yang dilindungi diburu untuk menghasilkan uang guna memenuhi kebutuhan hidup.

“Ada masyarakat lokal yang sudah maju bercocok tanam namun ada pula yang masih berburu hidup tergantung pada hutan,” katanya.
Menurutnya Pemkab Sorong terus berupaya dengan berbagai program untuk mengubah pola pikir masyarakat setempat. khususnya mereka yang masih hidup tergantung pada alam agar dapat bercocok tanam dan menetap.

“Kita harus mengajari masyarakat secara bertahap agar bercocok tanam tidak berburu sehingga satwa yang dilindungi tetap aman dan hutan tetap alami,” katanya. (*)

Continue Reading

Domberai & Bomberai

Kepala Suku Besar Arfak Resmi Daftar Cagub

Published

on

Ilustrasi logo KPU - Jubi/IST

Ilustrasi logo KPU – Jubi/IST

Manokwari, Jubi – Kepala Suku Arfak, Dominggus Mandacan resmi mendaftar sebagai bakal calon gubernur Papua Barat, Rabu (21/9/2016).

Ia didamping Muhammad Lakotani untuk maju merebut kursi kepemimpinan Papua Barat melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 15 Februari 2017 mendatang.

Ketua Sukses Pasangan Dominggus-Lakotani Bob Retuadan di Manokwari, Rabu, mengatakan, pasangan tersebut mengantongi dukungan dari empat partai politik. Yaitu, Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan dan Persauan Indonesia (PKPI), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

“Seluruh dukungan partai sudah final, kita sudah melakukan penandatangan berita acara dan siap menuju kantor KPUD Papua Barat,” katanya sesaat sebelum bergerak menuju kantor KPU di Arfai, Manokwari.

Menurut dia, pasangan tersebut sudah sangat siap untuk bertarung bersama kandidat lain. Saat ini, tim pemenangan sudah terbentuk di setiap kabupaten/kota dan mereka beradari dari tingkat distrik hingga tingkat TPS.

“Ada juga tim relawan di beberapa daerah yang siap memenangkan pasangan Dominggus-Lakotani. Tim relawan bukan kami yang bentuk, melainkan mereka tumbuh sendiri bahkan kami tidak hafal siapa-siapa saja mereka,” katanya.

Dia mengutarakan, suara diam yang mengarahkan dukungan ke pasangan tersebut sudah mencapai 139 ribu. Ia berupaya meningkatkan menjadi 250 ribu suara untuk memastikan kemenangan.

Pihaknya optimistis, jika pilkada ini diikuti tiga atau empat pasangan kandidat bisa meraup 60 persen dukungan masyarakat pemegang hak pilih. Namun jika hanya dua pasangan, pihaknya akan bekerja keras untuk meningkatkan dukungan.

“Kami belum tahu ada berapa pasangan yang bertarung. Karena sejauh ini baru kami yang deklarasi dan mendaftar ke KPU,” katanya. (*)

Continue Reading

Domberai & Bomberai

Pasangan “Lapis” Resmi Mendaftar ke KPU Kota Sorong

Published

on

By

Pasangan Lapis Jilid II ketika mendaftar ke KPU Kota Sorong, Rabu (21/9/2016) – Jubi/Niko

Pasangan Lapis Jilid II ketika mendaftar ke KPU Kota Sorong, Rabu (21/9/2016) – Jubi/Niko

Sorong, Jubi – Pasangan bakal calon wali kota Sorong, Papua Barat, Lambertus Jitmau dan wakilnya dr. Pahima Iskandar atau disingkat pasangan “Lapis” secara resmi mendaftar ke KPU setempat.

Pasangan Lapis jilid II yang diusung tujuh partai politik ini mendeklarasikan diri di lapangan Hoky Kota Sorong sebelum ke KPU setempat. Mereka diarak ribuan pendukung dan simpatisan menuju KPU.

Lamber Jitmau pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi kepada seluruh pendukung dan simpatisan yang setia mengantar mereka hingga ke KPU.

Ia lalu menilai dukungan itu sebagai pilihan rakyat rakyat. “Rakyat telah menaruh kepercayaan demokrasi kepada diri kami untuk memimpin periode kedua,” kata Lambertus.

Sementara calon wakil wali kota Sorong dr. Pahima Iskandar mengakui lebih sulit mempertahankan kepercayaan publik. Oleh karena itu, di periode kedua ini dirinya berjanji akan menjadi lebih baik lagi untuk rakyat.

Pasangan Lapis jilid II diusung partai Golkar, Demokrat, Nasdem, Hanura, PKB, PDI Perjuangan dan PPP. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.