Konflik Manado Tak Ada Keterkaitan dengan Atlit Popwil

share on:
Koordinator Keamanan Popwil Papua, Kompol Marthen Rumsarwir (Jubi/Roberth Wanggai)
Koordinator Keamanan Popwil Papua, Kompol Marthen Rumsarwir (Jubi/Roberth Wanggai)

Manado, Jubi – Koordinator keamanan tim Popwil Papua, Komisaris Polisi (Kompol) Marthen Rumsarwir mengakui, kehadiran duta olahraga Papua di Manado tidak ada keterkaitan dengan konflik yang menimpah mahasiswa Papua dan Papua Barat dengan sejumlah masyarakat Tondano.

Namun mau dan tidak mau, pihaknya harus hati-hati selama di Manado. “Memang saya sudah tekankan untuk panitia, semua harus gunakan ID Card (tanda pengenal), bukan pada saat bertanding saja, tapi diluar arena pertandingan, ID Card selalu dipakai,” kata Rumsarwir di Kawanua Hotel Manado, (3/11).

Mantan Wakapolres Tolikara itu mengatakan, dirinya sudah arahkan kepada semua atlit untuk selalu waspada dan hati-hati serta tidak keluar sembarangan. “Kaitan dengan situasi yang ada, jadi berkaitan dengan hal itu, kita akan koordinasi dengan panitia atau pihak keamanan yang ada di Manado, supaya kita dapat pengamanan yang ekstra,” kata Rumsarwir.

Tim Aju Papua, Isak Haurisa mengatakan soal ID Card sudah disiapkan dan tinggal dibagi kepada tim. “Tapi yang dapat hanya kepada pelatih, manager, atlit. Yang lain tidak,” kata Isak Haurisa.

Dua mahasiswa asal Merauke, Emilius Endon dan Hilaris Kandnop kepada Jubi mengatakan, saat ini mereka dalam situasi tidak aman, membuat mereka harus mengungsi dari Tondano ke Manado. Emilius Endon mahaiswa semester VII Fakultas Hukum Unima mengaku saat ini mereka siap-siap untuk pulang ke Papua. (Roberth Wanggai)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Konflik Manado Tak Ada Keterkaitan dengan Atlit Popwil