SD Pinggiran Kota Jayapura Belum Siap Ujian Online 2016

share on:
Since Modouw S.Pd. (Jubi/Mawel Benny)
Since Modouw S.Pd. (Jubi/Mawel Benny)

Abepura, Jubi – Kepala Sekolah Dasar Negeri Inpres Waena Permai, Kelurahan Waena, distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Since Modouw,  mengatakan Sekolah Dasar di pinggiran kota belum siap mengikuti ujian dengan sistem dalam jejaring (online) sebagaimana yang akan direncanakan pada 2016 mendatang .

“Siswa perlu fasilitas penunjang yan memadai. Saya mengatakan sekoplah saya belum siap ujian online,”kata Modouw kepada Jubi pekan lalu di ruang kerjanya. Ia menangapi rencana pemerintah kota Jayapura menhendaki sekolah-sekolah di Kota Jayapura ikut ujian online pada 2016 nanti.

Modouw mengungkapkan, sekolahnya belum memiliki peralatan yang menunjang ujian online. Komputer dan konksi internet belum ada. Guru yang mendidik siswa pun harus ada.

“Guru-guru yang ada bisa akses internet tetapi bukan untuk mengajar komputer. Apakah pemerintah bisa persiapan dalam satu tahun ini?”tanya Modouw.

Pemerintah mengangapnya bisa persiapan dalam setahun, namun Modouw dengan tergas mengatakan satu tahun tidak cukup. Guru dan siswa membutuhkan waktu untuk persiapan pengetahuan dan mental.

Titin M. Ohee, guru kelas SD Inpres Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura mengatakan hal yang sama. Kondisi sekolah-sekolah yang ada di pinggiran kota yang tidak memiliki fasilitas teknologi yang memadai untuk mewujudkan ujian online.

“Jelaskan sisten online itu dulu. Kalau mengunanakan komputer mungkin untuk sekolah-sekolah inti (dalam kota) bisa tetapi sekolah-sekolah di pinggiran ini komputer saja belum ada,”ungkap Ohee kepada Jubi pekan lalu.

Kalau fasilitasnya sebelum ada, menurut Ohee, bagaimana mungkin siswa-siswanya bisa melek internet untuk mengikuti ujian nasional sistem online. Guru-guru yang menjadi harapan siswa yang mengabdi pun mengaku belum belajar mengakses internet. “Kitorang (kami)saja belum tahu, apa lagi anak-anak di sini,”ujarnya serius.

Karena itu, Modouw maupun Ohee menyarankan sistem online itu tida terapkan kepada semua sekolah. Pemerintah harus melihat persiapan sekolah-sekolah. Pemerintah harus membedakan sekolah yang siap dan belum siap. Kalau tidak, siswa akan korban.

“Anak akan stres karena jatuh ujian.Angka pengaguran akan tinggi. Ujian Nasional yang sedang berlaku ini saja banyak anak jatuh, apalah ujian online,”kata Modouw serius. (Mawel Benny)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  SD Pinggiran Kota Jayapura Belum Siap Ujian Online 2016