Kadisorda Papua: Stadion Klabat Manado Tidak Representatif

share on:
Lapangan Sepakbola Klabat Manado Dinilai TIdak Layak Untuk Sebuah Turnamen, Termasuk Popwil (Jubi/Roberth Wanggai)
Lapangan Sepakbola Klabat Manado Dinilai TIdak Layak Untuk Sebuah Turnamen, Termasuk Popwil (Jubi/Roberth Wanggai)

Manado, Jubi – Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Provinsi Papua, ZF. Marey menilai Stadion Klabat Manado tidak layak  alias jelek untuk dipakai sebagai pertandingan resmi sepakbola, kualitasnya di bawah standar.

“Kita berharap nanti kalau sampai di final jangan pakai stadion ini, karena semua tim berharap harus pakai lapangan yang baik,”saran Marey, Rabu (5/11) di Manado. Dia juga masih menaruh harapan bagi tim Papua karena pelulang mereka masih terbuka, kendati melawan tuan rumah Sulawesi Utara, Kamis (6/11).

“Hasil bola hari ini saya pikir masih ada peluang. Walaupun bermain dengan kondisi lapangan yang membuat anak-anak harus cedera,”ungkap Marey saat menyaksikan pertandingan antara Papua vs Gorontalo di Stadion Klabat Manado dengan skor 1-2 untuk Gorontalo.

Hal senada juga diungkapkan mantan gelandang Persipura era 90-an, Piter Warbabkay. Dia menilai kekalahan tim Papua diakibatkan faktor lapangan yang bergelombang bahkan minim rumput.

“Lapangan tidak baik. Mereka main akirnya bermain tidak normal,”kata Piter Warbabkay saat menyaksikan dua tim tersebut. Penilaian yang sama juga diungkapkan pemilik klub sepakbola Paradise FC Sentani, Wilhelmina Frazier.

“Lapangan jelek sekali. Harusnya panitia mencari tempat yang layak,”bilang Frazier sembari menegaskan faktor kekalahan anak-anak Papua karena baru saja adaptasi dengan sepatu baru yang baru diadakan untuk tim Papua.

“Idealnya sepatu harus tiga hari dipakai untuk adaptasi. Hasilnya banyak yang kesakitan dan lecet akibat sepatu baru,”nilai Frazier.  (Roberth Wanggai)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kadisorda Papua:  Stadion Klabat Manado Tidak Representatif