Oknum Petugas Satpol PP Merauke Diduga Terlibat Bisnis Pasir

share on:
Kepala Satpol PP Merauke, Rama Dayanto. (Jubi/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi- Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Merauke diduga terlibat dalam bisnis pasir. Hanya saja, belum diketahui secara pasti dan jelas identitasnya.  Meski begitu, Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke Rama Dayanto, mengaku sudah menerima adanya laporan tentang bisnis pasir yang melibatkan oknum Satpol PP tersebut.

Saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (11/11), Rama Dayanto membenarkan adanya informasi dimaksud. Namun, kata Dayanto,  informasi yang diperoleh dari masyarakat tersebut tidak terlalu akurat. “Memang saya mendengar jika ada oknum anggota Satpol PP yang terlibat dalam jual beli pasir kepada orang. Tetapi, baru sebatas informasi dan belum terlalu jelas,” ujarnya.

Dayanto berhara[p masyarakat yang mengetahui adanya keterlibatan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Merauke dalam bisnis pasir  mau  agar menyampaikan secara jelas identitas oknum tersebut sehingga bisa diambil tindakan lebih tegas.

 

“Kalau mau memberikan laporan, perlu dijelaskan juga di mana tempat yang menjadi lokasi penggalian pasir sekaligus diperjualbelikan kepada orang lain. Pernah ada laporan dari warga yang saya terima. Hanya saja, informasinya tidak jelas termasuk identitas oknum petugas Satpol PP,” katanya.

Ditegaskan, pihaknya tidak bisa dengan serta merta melakukan penindakan terhadap stafnya karena laporan yang tidak terlalu jelas. “Tetapi kalau ada laporan resmi disampaikan termasuk mencantumkan identitas staf, kami pasti melaukan tindakan tegas,” katanya.

Dayanto mengaku pengawasan terhadap staf di lapangan tidak mungkin dilakukan secara terus-menerus. Apalagi di luar jam kantor. “Ya, kami tidak tahu juga, karena bisa saja orang lain mengenakan baju Satpol PP. Padahal, yang bersangkutan bukan staf di kantor tersebut,” tuturnya.

Ditambahkan, penggalian pasir dalam wilayah kota dan sekitarnya dalam beberapa bulan terakhir, mengalami penurunan. Namaun, menurut Dayanto, tidak dapat dimungkiri  masih ada satu-dua  pihak yang melakukan penggalian,lantaran tuntutan ekonomi keluarga.

Asisten I Setda Merauke, Joko Guritno, meminta kepada Satpol PP untuk terus melakukan pengawasan secara kontinu dengan patroli di beberapa tempat yang menjadi lokasi penggalian pasir. “Dengan begitu, nantinya tidak terjadi abrasi di berbagai tempat terutama di sekitar pantai,”kata Joko Guritno. (Frans L Kobun)

 

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Oknum Petugas Satpol PP  Merauke Diduga Terlibat Bisnis Pasir