WHO: Tingkat Diabetes di Pasifik, Ekstrim

share on:
Ilustrasi (IST)
Ilustrasi (IST)

Jayapura, Jubi – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, pasien diabetes di Pasifik kini ekstrim dan beberapa negara memiliki tingkat tertinggi di dunia.

Petugas non teknis WHO, Peter Hoejskov, saat memperingati hari Diabetes Dunia dan penyakit menular pada Jumat (14/11) lalu di Samoa mengatakan, komplikasi dari diabetes, seperti amputasi dan kebutaan, memiliki biaya pribadi yang besar terhadap kehidupan dan biaya ekonomi pembangunan suatu negara.

Dia mengatakan, diabetes di negara-negara Pasifik sekarang sangat umum. “Kami telah melihat beberapa angka sementara keluar dari Samoa Amerika disebutkan 47 persen dari populasi orang dewasa, Kepulauan Cook 24 persen, Fiji 16 persen, Negara Federasi Mikronesia lebih dari 30 persen, Niue 38 persen, dan sebagainya. Jadi, berkisar sedikit tetapi sebagian besar dari mereka berada pada posisi sangat tinggi,” kata Hoejskov seperti dikutip RNZ, Minggu (16/11).

Penyakit diabetes menjadi penyakit yang tak terelakkan lagi namun dapat dicegah. Peter Hoejskov mengatakan, untuk mencegahnya, pasien diabetes dapat melakukan diet sehat, olahraga 30 menit per hari, dan melakukan perawatan medis yang diperlukan. (Yuliana Lantipo)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  WHO: Tingkat Diabetes di Pasifik, Ekstrim