Musa’ad : Jokowi Minta Pemprov Papua Siapkan Lahan 2000 Hektar

share on:
Kepala Bappeda Papua, Musa'ad. (Jubi/Alex)
Kepala Bappeda Papua, Musa’ad. (Jubi/Alex)

Jayapura, Jubi – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Musa’ad mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Pemerintah Provinsi Papua untuk menyiapkan lahan seluas 2000 hektar, untuk digunakan sebagai tempat pengolahan sumber daya alam.

“Lahan di Papua masih luas, jadi lima wilayah adat akan menjadi lokasi pembangunan kawasan ekonomi Papua. Pemerintah Papua sekarang terbuka, tidak seperti sebelumnya, dimana pembangunan fokus pada satu wilayah,” kata Musa’ad kepada wartawan, di Jayapura, Papua, Selasa (25/11).

Menurut Musa’ad, Pemerintah Provinsi Papua akan fokus dalam pembangunan di lima wilayah adat, yakni Lapago, Mamta, Meepago, Ha Anim dan Saireri.

“Pemerintah Papua akan petakan lahan yang ada di lima wilayah adat ini, untuk digunakan sebagai tempat pengolahan sumber daya alam Papua,” katanya.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Senin (24/11), Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada Presiden agar Papua diberi kesempatan untuk mengolah sumber daya alam yang hasilnya akan dinikmati masyarakat lokal.

Untuk itu, Pemerintah provinsi menginginkan agar dibangun industri pengolahan bahan mentah di wilayah paling timur di Indonesia ini.

“Daripada kita (jual) bahan mentah, kembali juga mahal, lebih bagus bangun industri, smelter, semen, pupuk, dan seterusnya di Papua,” kata Enembe.

Atas gagasan tersebut, kata Enembe, Presiden Jokowi meminta agar Pemprov Papua membuat perencanaan yang matang. Presiden juga meminta agar Pemprov segera menyediakan lokasi pembangunan industri pengolahan.

“Lokasinya di mana, kawasannya bagaimana, diselesaikan masalah tanah, itu harus siap semua, baru selesaikan, kita bicara masalah adat, kita sampaikan kawasan industri harus bangun di sini,” katanya. (Alexander Loen)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Musa’ad : Jokowi Minta Pemprov Papua Siapkan Lahan 2000 Hektar