Pembangunan Pospol di SMP/SMA Satu Atap Wasur Belum Bisa Direalisasikan

share on:
Kasubag Humas Polres Merauke, Iptu Richard nainggolan. (Jubi/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi – Pembangunan Pos Polisi (Pospol) di SMP/SMA Satu Atap Wasur hingga kini belum bisa dilakukan oleh Polres Merauke karena kerawanan kejahatan di sekitar sekolah tersebut disebabkan faktor internal.

Demikian disampaikan Kasubag Humas Polres Merauke, Iptu Richard Nainggolan, kepada Jubi Selasa (2/12).

Dikatakan, ada beberapa kriteria yang menjadi indikator untuk pembangunan suatu Pospol. Antara lain tingkat kepadatan penduduk, kerawanan, serta pertimbangan jumlah anggota kepolisian.

“Kalau mau dilihat, sebenarnya kasus yang terjadi  beberapa waktu lalu di SMP/SMA Satu Atap Wasur dilakukan para siswa sekolah itu dan tidak terjadi terus-menerus,” katanya.

Usulan Kepala Sekolah SMP/SMA Satu Atap Wasur, Sergius Womsiwor, untuk pembangunan Pospol, sementara ditunda dulu. Meski begitu, Polres Merauke tetap akan memperhatikan hal tersebut.

Nainggolan mengatakan pihak sekolah sebaiknya menempatkan staf pengaman di dalam sekolah. Jika ada kasus segera lapor ke Polres Merauke untuk ditindaklanjuti.

Kepsek SMP/SMA Satu Atap Wasur, Sergius Womsiwor, beberapa waktu lalu minta Polres Merauke agar membangun Pospol karena sering terjadi kasus di sekolahnya yang mengganggu kegiatan belajar mengajar. “Perlu ada Pospol disini dan kalo bisa secepatnya dibangun,” pinta Sergius. (Frans L Kobun)

Tags:
Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pembangunan Pospol di SMP/SMA Satu Atap Wasur Belum Bisa Direalisasikan