Fasilitas Bermain Anak Tak Ada, Status Layak Anak Dipertanyakan?

share on:
Kepala BP3A dan KB Kabupaten Jayapura, Dra. Maria Bano Saat Menyaksikan 20 Mama-Mama Asal Kabupaten Jayapura Ikut Kursus Menjahit di BLKI Jayapura-Papua (Jubi/Roberth Wanggai)
Kepala BP3A dan KB Kabupaten Jayapura, Dra. Maria Bano Saat Menyaksikan 20 Mama-Mama Asal Kabupaten Jayapura Ikut Kursus Menjahit di BLKI Jayapura-Papua (Jubi/Roberth Wanggai)

Sentani, Jubi – Kabupaten Jayapura telah dicanangkan sebagai Kabupaten Layak Anak, namun sayangnya, beberapa fasilitas bermain untuk anak di tempat umum tidak nampak. Demikian dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (BP3AK) Kabupaten Jayapura, Maria Bano, kepada Jubi di Sentani, Selasa(9/12).

Lanjut Bano, ada 33 kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi Kabupaten Layak anak, salah satunya adalah fasilitas bermain terbuka dan secara umum digunakan oleh anak – anak untuk bermain. Tapi ini belum nampak di Kabupaten Jayapura.
“ Anak – anak kita saat ini sering terlihat bermain di jalan raya. Fasilitas penunjang pada masa pertumbuhan yang harus dirasakan oleh anak untuk berekpresikan diri belum ada, sehingga untuk menjadikan kabupaten layak anak perlu kita pertimbangkan secara baik,” kata Bano.

Sementara di tempat terpisah, Ibu Melki, ibu rumah tangga yang beralamat di Pasar Baru Sentani ini, merasa khawatir dengan perkembangan anaknya yang berusia 4 tahun yang mulai menunjukkan sikap agresifnya untuk bermain dimana saja dia suka.
“ Kadangkala anak kami ini keluar rumah tanpa sepengetahuan kami. Apalagi kalau saya sedang sibuk di dapur, suara anak sudah tidak terdengar. Setelah keluar saya cek anak kami sudah bermain dengan teman – temannya di pinggir jalan raya sambil melihat kendaraan yang lewat,” tutur ibu Melki. (Engelbert Wally)

Editor : Albert Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Fasilitas Bermain Anak Tak Ada, Status  Layak Anak Dipertanyakan?