Disdik Kota Jayapura: Polemik Kurikulum, Poin Pentingnya pada Guru

share on:
ANGGOTA DPR RI MELIHAT PELAKSANAAN K13 (JUBI/SINDUNG)
ANGGOTA DPR RI MELIHAT PELAKSANAAN K13 (JUBI/SINDUNG)

Jayapura, Jubi – Meski dihentikan kurikulum 2013 (K13) oleh Kemendikbud RI, Anies Baswedan beberapa waktu lalu, Dinas Pendidikan Kota Jayapura mengaku tidak akan terpengaruh dampak yang akan terjadi sebab poin pentingnya ada di guru.

“Terutama pada sisi pendidiknya, sebab saya yakin guru adalah agen perubahan yang bisa mengikuti perubahan yang ada karena belajar itu bersifat hidup, karena kurikulum adalah merupakan instrumen atau alat yang mengarahkan kepada murid untuk bisa berprestasi dan mencapai kualitas,” ata Kadis Pendidikan Kota Jayapura, Robert J Betaubun kepada Jubi.

Betaubun mengaku penghentian ini tidak perlu menjadi semacam hal yang luar biasa sebab tidak akan berpengaruh bagi kota Jayapura dan guru yang ada. Karena setiap kurikulum pasti tidak bisa sempurna dan pasti ada kekurangannya hingga membutuhkan proses penyempurnaan.

Robert menilai yang menjadi polemik dalam kurikulum 2013 adalah sistem penilaiannya yang dinilai rumit oleh sebagian besar pendidik.
“tinggal juknis pemerintahan seperti apa penilaiannya sehingga tidak perlu menjadi perdebatkan,” tambah Betaubun.

Terkait pelaksanaannya nanti, Robert menegaskan sebanyak 30an sekolah di segala tingkatan yang ada di Kota Jayapura menjadi pilot project kurikulum 2013 di Kota Jayapura.

Abdul Majid, Kabid SMP Disdik Kota Jayapura mengatakan dari penilaian monitoring subdit SMP Kemendikbud beberapa waktu lalu, pelaksanaan kurikulum 2013 di tingkat SMP telah mencapai 85 persen.Ini terlaksana di 34 sekolah yang ada. Hanya di daerah pinggiran kota Jayaura yang masih sulit pelaksanaannya.
“Itu menjadi pedoman kita atas implementasinya dan ini yang akan kita laporkan ke kepala dinas sebab hingga saat ini kita belum mendapatkan juknisnya dari Kemendikbud,” kata Majid. (Sindung Sukoco)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Disdik Kota Jayapura: Polemik Kurikulum, Poin Pentingnya pada Guru