Dinas Tanaman Pangan Belum Bisa Penuhi Permintaan Bibit Buah Merah

share on:
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua, Semuel Siriwa. (Jubi/Alex)
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua, Semuel Siriwa. (Jubi/Alex)

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Tanamanan Pangan dan Holtikultura Papua, Semuel Siriwa mengaku pihaknya belum bisa penuhi permintaan masyarakat untuk bibit buah merah. Hal itu dikarenakan ketersediaan bibit yang disediakan pemerintah terbatas.

“Permintaan bibit buah merah terus berdatangan. Apalagi sejak gubernur canangkan penanaman buah merah masyarakat berlomba-lomba datang,” kata Semuel Siriwa kepada wartawan, di Jayapura, Papua, Rabu (17/12).

Menurut Siriwa, jumlah bibit buah merah yang berasal dari bantuan pemerintah sebanyak 36 ribu, namun jumlah tersebut masih kurang, karena permintaan datang dari semua kabupaten, terutama dari daerah pegunungan.

“Untuk pembibitan, kami menempatkannya di setiap kabupaten karena pertimbangan transportasi, dan sekarang petani sudah berlomba-lomba bikin bibit yang baik dan dari pemprov rekomendasikan bibit mana yang bagus, dan masyarakat juga banyak yang beli secara langsung,” katanya.

Selain bibit, Siriwa mengatakan, pihaknya juga akan fasilitasi masyarakat untuk pupuk organiknya. “Kalau ingin tanaman buah merah berbuah terus harus dikasih pupuk yang baik,” kata Siriwa.

Sebelumnya. Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan buah merah yang memiliki nama ilmiah Pandanus Conoideus Lam adalah buah surga yang terbukti memiliki banyak manfaat untuk mengobati berbagai penyakit dan bernilai ekonomis tinggi. Utuk itu, sudah seharusnya seluruh masyarakat menanamnya.

“Buah merah sebagai buah surga. Itulah sebabnya saya pikir sebagai orang Papua wajib untuk menanam buah merah itu setelah perenungan selama satu tahun karena tidak ada cara lain untuk saya berdayakan orang Papua,” kata Lukas Enembe. (Alexander Loen)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dinas Tanaman Pangan Belum Bisa Penuhi Permintaan Bibit Buah Merah