Pemkab Merauke Minta Pemberitaan Yang Disajikan Harus Proporsional

share on:
Wabup Merauke, Sunarjo sedang bersalaman dengan anggota dewan. (Jubi/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi- Wakil Bupati Merauke, Sunarjo meminta para jurnalis di Kabupaten Merauke agar menyajikan berita yang proporsional dan  selalu mengedepankan kode etik jurnalistik.

Permintaan itu disampaikan Sunarjo ketika memberikan sambutan pada penutupan sidang pembahasan RAPBD tahun 2015 di ruang rapat dewan Kamis (18/12).  “Jika ada pemberitaan yang kurang berkenan, tentunya akan dipergunakan dan atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain,” katanya.

Untuk itu, lanjut Sunarjo, pemberitaan harus tetap mengedepankan kode etik jurnalistik yang berlaku. “Saya kira rekan-rekan wartawan semua tahu bagaimana dampak positif dan negatif dari suatu pemberitaan yang disajikan kepada publik,” ungkapnya.

“Bahwa antara wartawan dan pemerintah adalah mitra. Olehnya, pemberitaan yang disajikan juga harus memberikan kontribusi untuk berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Merauke,” pintanya.

Pada dasarnya, lanjut Sunarjo, pemerintah tidak melarang jika seorang jurnalis mempublikasikan berbagai permasalahan yang dialami serta dirasakan oleh masyarakat di kampung-kampung. Karena itu akan menjadi suatu referensi bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan di waktu mendatang.

Salah seorang wartawan Merauke, Emanuel Riberu yang dimintai komentarnya mengatakan, berbagai pemberitaan yang disajikan selama ini, mengacu kepada kaidah jurnalistik.

“Saya juga kurang tahu mungkin ada hal-hal yang ditulis kurang berkenan. Sehingga ada masukan dari pemerintah,” katanya sambil menambahkan apa yang disampaikan itu, tentunya menjadi pedoman dan pegangan bagi jurnalis dalam melaksanakan tugas kedepan. (Frans L Kobun)

 

 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkab Merauke Minta Pemberitaan Yang Disajikan Harus Proporsional