Menjelang Natal, BBPOM Intensifkan Pengawasan

share on:
Hans Kakerisa, Kepala BBPOM Jayapura (Jubi/Arnold Belau)
Hans Kakerisa, Kepala BBPOM Jayapura (Jubi/Arnold Belau)

Jayapura, Jubi – Kepala Balai Besar Pengawasan Makanan dan Obat (BBPOM) Perwakilan Papua, Hans Kakerisa, mengatakan menjelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya lebih mengintensifkan pengawasan makanan.

“Menjelang hari besar keagamaan seperti natal dan lebaran, kami selalu intensifkan pengawasan obat dan pangan, khususnya makanan. Kami melakukan bersama instansi terkait dan hasilnya kami laporkan setiap minggu,” kata Kakerisa pada wartawan di Aula Sian Soor Kantor wali Kota Jayapura, Jumat (19/12).

Hans menjelaskan hinggai kini BBPOM sudah melakukan empat kali operasi, termasuk operasi makanan kadaluwarsa di 15 kabupaten di Tanah Papua. “Dari empat kali operasi, barang yang kami musnahkan nilai ekonominya sekitar Rp 183 juta,” ujarnya.

Jumlah sarana yang diperiksa di Kota Jayapura dan 15 kabupaten lain, tambah Hans, sebanyak 459.

“Jika masyarakat menemukan indikasi kesengajaan, silakan lapor ke BBPOM, kami akan tindak-lanjuti dan proses ke pengadilan,” kata Hans.

Warga Kloofkamp, Ramah, selain makanan kadaluwarsa dirinya juga khawatir kantong plastik hitam yang masih beredar di masyarakat. “Plastik itu Ian tidak higienis. Balai POM harus melarang pedagang menggunakan plastik hitam untuk bungkus makanan,” katanya. (Arnold Belau)

 

 

 

 

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Menjelang Natal, BBPOM Intensifkan Pengawasan