DPR Papua Berencana Surati Komisi HAM PBB

share on:
Anggota DPR Papua, Ruben Magai - Jubi/Arjuna
Anggota DPR Papua, Ruben Magai – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – DPR Papua berencana menyurati Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), jika polisi tak bisa mengungkap siapa pelaku dibalik penembakan yang menewaskan lima warga sipil dan puluhan lainnya luka-luka di Enarotali, Paniai beberapa pekan lalu.

“Kalau polisi tidak bisa mengungkap siapa pelaku, kami akan menyurati Komisi HAM PBB untuk mengusut kasus itu. Termasuk semua pelanggaran HAM di Papua. Polisi harus memberikan rasa keadilan kepada korban. Dia harus bertanggungjawab dalam masalah ini dengan membuktikan siapa pelaku,” kata anggota DPR Papua, Ruben Magai kepada Jubi, Sabtu (20/12).

Menurutnya, DPR Papua mendesak polisi segera mengungkap siapa pelaku penembakan. Katanya, polisi tak perlu berargumen di media dan mengancam akan menggugat Ketua DPR Papua, Yunus Wonda lantaran dianggap menyudutkan korps baju coklat itu.

Kan DPR hanya minta agar ada pembuktian. Siapa pelakunya, dan itu tugas Polda. Kalau belum terbukti tapi sudah menyalahkan DPRP, dia seolah membela diri. Tapi ancaman seperti itu sudah biasa dari dulu,” ucapnya.

Menurutnya, sudah menjadi tugas DPR Papua untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan memberi rasa keadilan kepada masyarakat. Jika pihak parlemen bicara kemudian diancam, itu sama saja menyurutkan harapan keluarga korban mendapat keadilan.

“Seolah-olah tugas dia hanya mengancam DPR. Jangan bicara banyak di media, tapi ungkap siapa pelaku dan amunisi itu dari senjata siapa. Tidak perlu mengancam DPR Papua. Kami DPR tidak pernah takut,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, pihaknya tak menyudutkan polisi, hanya meminta aparat kemanan bersikap profesional dalam menjalankan tugas. Katanya, sebagai wakil rakyat sudah menjadi tugas DPR Papua menyuarakan kepentingan masyarakat.

“Mengenai peristiwa Paniai, sudah menjadi tugas kami untuk bersuara. Saya tak punya senjata, tapi saya berkewajiban melindungi rakyat saya,” kata Wonda kala itu. (Arjuna Pademme)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPR Papua Berencana Surati Komisi HAM PBB