Kasus Jaksa Selingkuhi Istri Terdakwa Harus Dilaporkan Ke Jaksa Agung

share on:
Yasona H. Laoly, Menkumham RI - Jubi/Aprila
Yasona H. Laoly, Menkumham RI – Jubi/Aprila

Abepura, Jubi – Yasona H. Laoly, Menteri Hukum dan HAM mengatakan jaksa-jaksa nakal di Papua, harus dilaporkan kepada Jaksa Agung.

Kasus yang menimpa Susanto, narapidana kasus Tipikor pembangunan jalan di Sarmi dalam kasus lain yaitu perselingkuhan yang dilakukan oknum Jaksa di Pengadilan Tipikor Abepura dengan inisial PN terhadap istri narapidana mendapat tanggapan Menkumham.

“Kalau kejaksaan, disampaikan ke Jaksa Agung,” ujar Menkumham kepada wartawan ketika ditanya terkait kasus Susanto tersebut di Lapas Klas IA Abepura, Sabtu (27/12).

Yasona percaya, Jaksa Agung pasti akan menindak tegas anak buahnya yang tidak melaksanakan tugasnya dengan benar.

Menkumham sendiri dijadwalkan akan berada hingga Minggu, 28/12 di Jayapura bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang menghadiri Natal Nasional di Lapangan Mandala Jayapura, Sabtu (27/12). Menkumham direncanakan akan meninjau perbatasan RI – PNG pada Minggu (28/12).

Susanto sendiri kepada Jubi pada Kamis (25/12) mengatakan ada indikasi institusi Kejaksaan Negeri Papua melindungi oknum jaksanya yang nakal.

“Kasus perselingkuhan sudah saya laporkan ke Polda Papua tetapi belum ditindaklanjuti. Kalau ada yang mengatakan saya sudah dicerai istri saya, saya tidak dimintai persetujuan saat perceraian terjadi dan laporan saya lebih dulu masuk ke Polda dibanding perceraiannya sendiri,” kata Susanto.

Susanto melihat ketidakseriusan pihak aparat penegak hukum dalam kasusnya kareba PN sendiri dikabarkan kembali menjalankan pekerjaannya sebagai Jaksa di Pengadilan Tipikor Abepura, Jayapura pasca laporannya masuk. (Aprila Wayar)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kasus Jaksa Selingkuhi Istri Terdakwa Harus Dilaporkan Ke Jaksa Agung