Pasca Kapal Asing Ditenggelamkan, Pencurian Ikan di Laut Menjadi Sepi

share on:
Kasal, Jenderal TNI Marsetyo. (Jubi/Frans L Kobun)

Merauke, Jubi- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal),  Jenderal TNI Marsetyo menegaskan, pasca enam kapal asing yang telah ditenggelamkan di beberapa wilayah perairan Indonesia, maka kapal-kapal asing yang biasa melakukan pencurian ikan selama ini menjadi takut dan tak beroperasi lagi. Sehingga perairan laut menjadi sepi.

Hal itu disampaikan Kasal saat ditemui sejumlah wartawan di Pos Perbatasan RI-PNG di Sota Senin (29/12). “Memang sudah menjadi komitmen dari Presiden RI, Joko Widodo bahwa kapal asing yang melakukan kegiatan pencarian ikan di laut dan tak mengantongi dokumen surat-surat penting, maka sudah pasti akan ditenggelamkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Kasal menjelaskan, sampai hari ini, terdapat kurang lebih enam kapal asing ditenggelamkan, lantaran tak mengantongi dokumen penting untuk melakukan kegiatan pencarian ikan di tengah laut. Sementara anak buah kapal (ABK)-nya, dikembalikan ke negara asal.

Dalam kesempatan tersebut, Kasal mengatakan, sesuai rencana, Sorong, Provinsi Papua Barat akan dijadikan sebagai markas pemandu armada wilayah Timur. Sedangkan  Barat di Jakarta serta tengah di Makasar. Dengan markas itu, tentunya berbagai fasilitas pendukung, termasuk kapal, tentunya akan diperbanyak lagi.

Dikatakan, tugas dan tanggungjawab TNI Angkatan Laut, tidak hanya sekedar menenggelamkan kapal asing yang melakukan pencurian ikan, tetapi juga, melakukan patroli secara terus menerus untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Disinggung lagi tentang minimnya fasilitas di Lantamal XI Merauke sehingga menyulitkan dalam melakukan operasi di Laut Arafura, Kasal menambahkan, tentunya akan tetap menjadi perhatian. Namun demikian, fasilitas yang ada,  tetap dipergunakan sebagaimana biasa untuk melakukan patroli di perairan Merauke dan sekitarnya.

Danrem 174 ATW,  Brigjen TNI Supartodi dalam dialog bersama Panglima TNI mengaku, jumlah personil yang melaksanakan tugas di beberapa pos termasuk di Torasi, masih terbatas termasuk sarana pendukung. Olehnya, perlu ada penambahan, sehingga patroli dapat berjalan lancar. (Frans L Kobun)

 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pasca Kapal Asing Ditenggelamkan, Pencurian Ikan di Laut Menjadi Sepi