Polda Papua Pastikan Pecat Oknum Polisi Penjual Amunisi

share on:
Tanggap Jikwa Ketika Menjalani Sidang Kode Etik Pada 10 November Lalu - Jubi/Arjuna
Tanggap Jikwa Ketika Menjalani Sidang Kode Etik Pada 10 November Lalu – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah (Polda) Papua memastikan akan memecat oknum anggotanya, Brigadir Satu (Pol) Tanggap Jikwa (TJ), tersangka penjual kepada kelompok bersenjata di wilayah Lanny Jaya.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigdir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw memastikan, pihaknya akan menggelar sidang pemecatan terhadap oknum itu. Namun ia belum bisa menyebutkan, kapan upacara pemecatan dilakukan.

“Harusnya memang sudah dilakukan upacara pemecatan. Namun karena belakang ini Polda Papua disibukkan beberapa hal jadi ditunda. Tapi ini hanya masalah waktu saja. Bukan sengaja untuk ditiadakan,” kata Waterpauw, Senin (29/12).

Menurutnya, upacara pemecatan mendatang akan dipimpin Kapolda setempat, Inspektur Jenderal (Pol) Yotje Mende. Katanya, hal itu sekaligus pembelajaran untuk para anggota Polri lainnya agar tetap mematuhi aturan kesatuan.

“Jika main-main, maka seperti itu akibatnya. Apalagi kalau dengan sengaja memberikan amunisi dan logistik kepada kelompok bersenjata. Tentu akan dipecat tidak hormat,” ucapnya.

Pada 10 November lalu, Polda Papua menggelar sidang komisi kode etik terhadap Tanggap Jikwa. Sidang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Resort Jayawijaya, Komisari Polisi Irawan.

Saksi dalam sidang itu, Brigadir Kepala (Pol), Fadli yang merupakan anggota Provos Polres Jayawijaya mengatakan, TJ sudah beberapa kali melakukan tindakan indisipliner.

Menurutnya, penjualan amunisi yang dilakukan TJ, ketahuan setelah ia tertangkap akan bertransaksi dengan kelompok bersenjata. Di tempat kejadian perkara, polisi menyita sebanyak 29 butir amunisi.

“Di rumahnya didapati sebanyak 231 butir amunisi. Yang kami tahu dia dapat amunisi itu dari keluarganya. Tapi bukan anggota polisi. Jenis amunisinya untuk senpi laras panjang. Tapi saya tidak tahu sudah berapa butir yang diperjual belikan,” ucap Fadli ketika itu.

Tanggap Jikwa, anggota polisi yang bertugas di Polsek Nduga itu ditangkap Tim Khusus Polda Papua pada 26 Oktober lalu. Ia diciduk bersama salah satu pentolan kelompok bersenjata wilayah Lanny Jaya, Rambo Wonda dan empat rekannya. Keenam orang itu ditangkap di halaman Hotel Boulevard Wamena, Kabupaten Jayawijaya ketika akan bertranskasi amunisi. (Arjuna Pademme) 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polda Papua Pastikan Pecat Oknum Polisi Penjual Amunisi