Jalur Provinsi “Lumpuh” Akibat Pesta Dugem

share on:

Pamekasan, Jubi/Antara – Jalur provinsi yang menghubungkan empat kabupaten di Pulau Madura, yakni di Jalan Raya Trunojoyo, Pamekasan, Kamis hingga pukul 01.00 WIB, “lumpuh” akibat pesta musik dugem yang digelar warga di wilayah itu.

Kelumpuhan arus lalu lintas ini terjadi karena beberapa kelompok musik dugem yang datang dari atah Jalan R Abdul Azis, Jalan Raya Panglegur berkumpul di satu titik, yakni di perempatan Gurem, Pamekasan.

Akibatnya, arus lalu lintas tidak bisa bergerak, sedangkan akses jalur lalu lintas menuju pusat kota, yakni Monumen Arek Lancor ditutup, karena kegiatan istighatsah ulama Pamekasan yang digelar dalam rangka pergantian malam tahun baru.

“Jalur di sini sudah macet sejak sekitar pukul 23.00 WIB tadi, hingga saat ini,” kata salah seorang pengendara mobil asal Sumenep yang hendak melalui jalur itu, akan tetapi terjebak macet, Mahmud Abbas.

Wartawan Antara di Pamekasan melaporkan di titip kemacetan ini tidak terlihat adanya petugas kepolisian karena semua petugas terkonsentrasi mengamankan pelaksanaan istighatsah dan sterilisasi di jantung kota dari kendaraan bermotor, yakni di area Monumen Arek Lancor.

Pemkab Pamekasan sebelumnya telah menyampaikan larangan agar para pemuda Pamekasan tidak menggelar pesta musik dugem di malam tahun baru ini, namun tidak diindahkan.

Sementara, sebagian angkutan umum, termasuk bus antarkota dalam provinsi dan bus antarkota antarprovinsi, terpaksa melalui jalur alternatif, yakni melalui Kecamatan Pademawu, Pamekasan.*

 

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jalur Provinsi “Lumpuh” Akibat Pesta Dugem