Pakar : Perangkat Adat Berperan Sukseskan Kegiatan Pemerintah

share on:

Wangiwangi, Sultra, Jubi/Antara – Pakar budaya dari Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, Prof Dr Onu Laola MSi mengatakan perangkat adat berperan menyukseskan kegiatan pemerintah dalam melaksanakan berbagai pembangunan untuk kesejahteraan rakyat.

“Sejak di masa Kesultanan Buton dulu, perangkat adat selalu berperan membantu menyukseskan berbagai program pembangunan yang dijalankan Kesultanan Buton di wilayah Wakatobi,” katanya di Wangiwangi, Kamis.

Di masa kini, tentulah keberadaan perangkat adat tetap dibutuhkan untuk mendukung menyukseskan program pembangunan yang dijalankan pemerintah Kabupaten Wakatobi, terutama dalam menjaga dan mengamankan kawasan Cagar Biosfir Bumi dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan.

“Kalau perangkat adat yang dihidupkan kembali sekarang ini memainkan peran membantu pemerintah Wakatobi dalam menjaga kawasan Cagar Biosfir Bumi ini dari ancaman kerusakan, pemerintah tidak perlu repot-repot menempatkan petugas pengamanan di wilayah ini,” katanya.

Perangkat adat yang ada, katanya, cukup bisa diandalkan mengamankan kawasan ini, karena keberadaan perangkat adat sangat dihormati oleh masyarakat.

Pendapat serupa juga disampaikan pakar budaya lainnya, Dr La Ode Talami Msi yang juga dari Universitas Haluoleo Kendari.

Menurut dia, mereka yang dipercaya menjadi perangkat adat adalah mereka yang memiliki pengetahuan luas, baik di bidang adat maupun agama.

“Oleh karena para pejabat perangkat adat dimiliki pengetahuan luas dan berhati lurus, maka mereka menjadi tempat bertanya bagi masyarakat awam,” katanya.

Dengan kapasitas seperti itu, kata dia, maka perangkat adat bisa dengan mudah mencegah dan menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi tengah masyarakat.

“Di tangan para perangkat adat, sebesar apa pun masalah yang timbul, pasti bisa segera diselesaikan, karena masyarakat sangat menghormati apa yang menjadi keputusan atau kesepakatan adat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Wakatobi Hugua berharap perangkat adat dapat memainkan peran mendukung perintah dalam menyelesaikan berbagai masalah di daerah itu.

“Saya berharap revolusi mental yang digulirkan pemerintah dengan melibatkan perangkat adat di dalam sistem pengelolaan pemerintahan, dimulai dari Wakatobi,” katanya.

Insya Allah, ujarnya, dengan pelibatan perangkat adat di dalam sistem pemerintah, berbagai masalah yang terjadi di tengah masyarakat cukup diselesaikan oleh perangkat adat, tidak perlu dibawa ke proses hukum di Pengadilan.

“Sistem pemerintahan seperti ini yang kita ingin wujudkan di Wakatobi. Masyarakat yang bermasalah hukum seperti sengketa tanah atau terlibat penangkapan ikan secara ilegal, bisa diselesaikan perangkat adat, tidak diproses di pengadilan lagi,” katanya.*

Tags:
Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pakar : Perangkat Adat Berperan Sukseskan Kegiatan Pemerintah