Permintaan Ikan NTB Meningkat di Tahun Baru

share on:

Mataram, Jubi/Antara – Permintaan ikan air tawar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, sejak H-2 tahun baru 2015 terus meningkat hingga tiga kali lipat.

Kondisi itu diakui Munah salah seorang pedagang ikan air tawar di kawasan Rembiga Kota Mataram, Kamis.

“Permintaan ikan air tawar jenis ikan nila meningkat drastis sejak dua hari sebelum tahun baru. Hingga hari ini masyarakat masih memburu ikan nila,” katanya kepada wartawan.

Dikatakannya, pembeli yang datang rata-rata membeli ikan nila hingga 10 kilogram, dan paling sedikit mereka membeli lima kilogram.

Menurutnya, tingginya permintaan pembeli tersebut rata-rata untuk merayakan tahun baru bersama keluarganya, dengan membakar ikan di tempat masing-masing.

Ia mengatakan, dalam sehari ikan yang dibawa mencapai hingga 150-200 kilogram, jumlah itu habis terjual dalam waktu lima hingga enam jam, dengan harga Rp30 ribu per kilogram.

“Padahal pada hari-hari biasa saya hanya membawa sekitar 20-25 kilogram setiap hari, itupun kadang masih tersisa,” katanya.

Menurutnya, peningkatan permintaan ikan air tawar ini tentu berdampak juga terhadap peningkatan harganya, yang biasanya hanya Rp23-24 per kilogram kini saya jual sekitar Rp29-30 ribu per kilogram,” katanya.

Kendati demikian, ikan air tawar yang dibawa selalu habis terjual bahkan pada malam tahun baru Munah kekurangan persediaan, namun ia tidak mau kembali mengambil ikan ke pengepul di kawasan Narmada karena dia sudah merasa kewalahan.

Kondisi serupa juga dialami Marwah salah satu pedagang ikan air tawar di pasar tradisional Mandalika. Ia mengakui, sejak dua hari terakhir ini permintaan ikan air tawar jenis nila memang terus meningkat, karena masyarakat membutuhkan untuk merayakan tahun baru.

“Setiap menjelang tahun baru permintaan ikan nila memang meningkat, kita memprediksi peningkatan permintaan air tawar ini akan terus terjadi hingga hari Minggu (4/1) karena sekolah dan pegawai masih libur,” ujarnya.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh sebelumnya mengatakan Kota Mataram dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 427 ribu jiwa masih dihadapkan pada kekurangan pasokan ikan sementara kebutuhan masyarakat terhadap ikan tergolong tinggi.

“Untuk itulah, diperlukan upaya untuk meningkatkan hasil produksi ikan laut dan tawar, serta terus mendorong masyarakat untuk gemar mengkonsumsi protein yang bersumber dari ikan,” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Mataram terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan konsumtif dan non konsumtif untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan di masyarakat. (KR-NKL)*

 

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Permintaan Ikan NTB Meningkat di Tahun Baru