Inflasi Bali Lebih Tinggi dari Nasional

share on:

Denpasar, Jubi/Antara – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan inflasi di Provinsi Bali pada tahun 2014 mencapai 8,43 persen sehingga lebih tinggi daripada tingkat nasional yang tercatat 8,36 persen.

Di Bali inflasi tertinggi di Kota Denpasar yaitu 8,03 persen dan di Kota Singaraja 8,03 persen, kata kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Jumat (2/1).

Panasunan menambahkan dari 82 kota di Indonesia yang menjadi sasaran servei semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 4,53 persen dan terendah di Meulaboh 1,17 persen.

Jika diurut dari inflasi tertinggi, Denpasar menempati urutan ke-63 dari 82 kota yang mengalami inflasi, ujar Panasunan Siregar. Ia mengatakan, inflasi di Bali pada bulan Desember 2014 tercatat 2,13 persen, Denpasar 1,99 persen dan Singaraja, Bali utara 2,80 persen.

Inflasi di Kota Denpasar sebesar 1,99 persen selama bulan Desember 2014 dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 116,44 persen.

Inflasi yang cukup tinggi itu akibat kenaikan indeks pada tujuh kelompok pengeluaran yang meliputi bahan makanan 4,91 persen, transport, komuniksi dan jasa keuangan sebesar 3,91 persen serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,83 persen. Selain itu juga kelompok sandang besar 0,64 persen, kelompok kesehatan 0,51 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,13 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,04 persen.

Panasunan Siregar menambahkan, komponen inti pada bulan Desember 2014 mengalami inflasi sebesar 0,18 persen, komponen administratif 0,90 persen dan komponen volatile 0,91 persen. Komoditas yang mengalami peningkatan harga selama bulan Desember 2014, antara lain beras, cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, pisang, telur ayam ras, tarif listrik, batako dan tarif angkutan antarkota. Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain kangkung, tomat sayur, kol putih, sawi hijau, pepaya dan ikan tongkol pindang.*

Tags:
Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Inflasi Bali Lebih Tinggi dari Nasional