Wartawan Salah Beritakan Kumai Sebagai Pusat Pencarian Korban AirAsia

share on:

Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jubi/Antara – Seorang warga Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat memprotes wartawan yang memberitakan lokasi tempat tinggalnya sebagai Pangkalan Bun.

“Di sini bukan Pangkalan Bun. Masih masuk Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, tetapi bukan Pangkalan Bun,” kata salah satu laki-laki yang menemui Antara di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1).

Meskipun membenarkan bahwa Pangkalan Bun adalah ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, dia meminta pemberitaan di media tidak menyebut Pelabuhan Panglima Utar berlokasi di Pangkalan Bun.

Dia kemudian menyebutkan pemberitaan di televisi yang kebanyakan tidak membedakan antara Pangkalan Bun dengan Kumai.

Saat Antara bertemu dengan wartawan media lain, mereka juga mengatakan sempat bertemu warga yang memprotes lokasi pemberitaan tentang proses pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 yang mengalami kecelakaan. (Baca : Evakuasi Tiga Jenazah Penumpang AirAsia QZ 8501 di Kapal Malaysia Terhambat Cuaca)

Kotawaringin Barat menjadi perhatian publik karena menjadi pusat proses pencarian dan evakuasi AirAsia. (Baca : 12 Jenazah AirAsia Kembali Diterbangkan Ke Surabaya)

Titik-titik yang menjadi lokasi peliputan media adalah Pelabuhan Panglima Utar yang berlokasi di Kecamatan Kumai dan Pangkalan Udara Iskandar serta Rumah Sakit Sultan Imanuddin yang berada di Kecamatan Pangkalan Bun yang juga merupakan ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pesawat AirAsia Indonesia QZ8501 rute Surabaya-Singapura dilaporkan hilang kontak dari pusat pengendali lalu lintas udara pada Minggu (28/12).

Pesawat QZ8501 berjenis Airbus A320-200 dengan registrasi PK-AXC membawa 155 penumpang terdiri dari 137 orang dewasa, 17 anak-anak, dan satu bayi. Selain itu, juga terdapat dua pilot, empat awak kabin dan satu teknisi.

Tim gabungan pencarian dan penyelamatan mulai mendapatkan titik terang setelah menemukan serpihan pesawat dan jenazah sejak Selasa (31/12). Badan SAR Nasional telah mengonfirmasi bahwa yang ditemukan adalah serpihan pesawat AirAsia dan jenazah penumpangnya. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Wartawan Salah Beritakan Kumai Sebagai Pusat Pencarian Korban AirAsia