Cuaca Buruk Masih Terjadi di Selat Sunda

share on:

Bandarlampung, Jubi/Antara – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan Senin (5/1) hingga Selasa (6/1) cuaca buruk masih akan terjadi di perairan Selat Sunda bagian selatan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Rintiana, di Bandarlampung, Senin (5/1), mengatakan cuaca buruk itu akan terjadi pula di perairan bagian barat Lampung.

Perairan Selat Sunda bagian selatan tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 3 meter. Angin berhembus dari barat daya ke utara dengan kecepatan 10 hingga 20 knot dan cuaca hujan.

Rintiana menyampaikan kondisi cuaca di perairan pantai barat Lampung diperkirakan hujan dan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,0 meter. Tinggi gelombang maksimum 2 hingga 3 meter. Angin berembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10 hingga 20 knot.

Kondisi perairan Samudera Hindia barat Lampung, angin berhembus dari selatan ke barat dengan kecepatan 5 hingga 15 knot. Cuaca hujan, tinggi gelombang 0,75 hingga 1,5 meter dan tinggi maksimum 1,5 hingga 2,5 meter.

Cuaca di perairan pantai timur Lampung, angin berembus dari utara ke timur dengan kecepatan 10 hingg 20 knot, cuaca hujan, tinggi gelombang 0,75 hingga 1,25 meter, dan tinggi gelombang maksimum 1,25 hingga 2,0 meter.

Kondisi perairan Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni) angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10 hingg 15 knot, cuaca hujan, tinggi gelombang 0,75 hingga 1,25 meter, dan tinggi gelombang maksimum 1,25 hingga 1,5 meter.

Angin di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat ke utara, dan di selatan Khatulistiwa angin bertiup dari arah selatan ke barat dengan kecepatan berkisar tiga hingga 25 knot.

Prakiraan cuaca dan gelombang laut ini berlaku 24 jam, mulai 5 Januari 2015 pukul 07.00 WIB hingga 6 Januari 2015 pukul 07.00 WIB. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Cuaca Buruk Masih Terjadi di Selat Sunda